• Minggu, 26 Juni 2022

Pejabat Ukraina: AS Berencana Membantu Ukraina untuk Hancurkan Armada Perang Rusia di Laut Hitam

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 20:18 WIB
Kapal dengan Armada Laut Hitam Rusia ikut serta dalam latihan serangan amfibi di lepas pantai Krimea, 11 September 2012. (Russian Ministry of Defense)
Kapal dengan Armada Laut Hitam Rusia ikut serta dalam latihan serangan amfibi di lepas pantai Krimea, 11 September 2012. (Russian Ministry of Defense)

KLIKANGGARAN -- Seorang penasihat utama Ukraina telah mengklaim bahwa Amerika Serikat sedang menyusun rencana untuk menenggelamkan kapal perang Rusia dan 'menghancurkan' Armada Laut Hitamnya.

Pernyataan itu menyusul laporan bahwa Washington berusaha untuk menyediakan rudal anti-kapal canggih kepada militer Ukraina. Pentagon telah membantah tuduhan itu.

Russia Today melansir, penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, Anton Gerashchenko, membuat pernyataan di media sosial pada hari Kamis, mengatakan bahwa diskusi sekarang sedang berlangsung sehubungan dengan bagaimana AS dapat membantu memecahkan blokade Rusia terhadap pelabuhan Laut Hitam.

Baca Juga: Mengerikan, Nih, Sepertiga Negara Uni Eropa Mengalami Inflasi Dua Digit

AS sedang mempersiapkan rencana untuk menghancurkan Armada Laut Hitam,” tulisnya. “Pekerjaan efektif Ukraina di kapal perang [Rusia] meyakinkan [AS] untuk menyiapkan rencana untuk membuka blokir pelabuhan. Pengiriman senjata anti-kapal yang kuat (Harpoon dan Naval Strike Missile dengan jangkauan 250-300km) sedang dibahas.”

Sekretaris Pers Pentagon John Kirby membantah klaim pejabat Kiev, dengan menyatakan selama konferensi pers Jumat, "Saya dapat memberi tahu Anda secara pasti bahwa itu tidak benar."

Gerashchenko telah mengutip laporan Reuters baru-baru ini yang menyatakan bahwa pemerintahan Biden “bekerja untuk menempatkan rudal anti-kapal canggih di tangan pejuang Ukraina untuk membantu mengalahkan blokade angkatan laut Rusia,” mengacu pada nama rudal Harpoon dan Naval Strike.

Baca Juga: Hasil Semifinal Sea Games 2021, Tunggal Putri dan Ganda Campuran Rontok, Indonesia Hanya Raih Medali Perunggu

Laporan tersebut mencatat beberapa hambatan dalam mengirim senjata semacam itu ke Kiev, termasuk “ketersediaan platform yang terbatas untuk meluncurkan Harpoon dari pantai,” mengingat sebagian besar merupakan rudal berbasis laut. Pejabat AS yang tidak disebutkan namanya mengatakan Gedung Putih sedang mencari solusi, termasuk "menarik peluncur dari kapal AS."

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Minyak Mentah Rusia Lebih Banyak Diimpor Uni Eropa

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:40 WIB
X