• Minggu, 26 Juni 2022

Terkait Penutupan Akun Media Rusia, Bos Youtube: Informasi Bisa Dijadikan Senjata

- Rabu, 25 Mei 2022 | 12:01 WIB
CEO Youtube Susan Wojcicki (Instagram/susanwojcicki)
CEO Youtube Susan Wojcicki (Instagram/susanwojcicki)

KLIKANGGARAN-- YouTube telah memblokir "media yang disponsori negara" Rusia secara global tetapi terus beroperasi di Rusia sehingga orang-orang di sana dapat mengakses apa yang disebut informasi "otoritatif", demikian dilansir RT.com.

CEO Youtube Susan Wojcicki, mengklaim hal itu di hadapan peserta Forum Ekonomi Dunia di Davos, pada hari Selasa.

Konflik di Ukraina menunjukkan bagaimana informasi dapat digunakan sebagai senjata, tambah CEO Youtube.

Ketika konflik di Ukraina pecah, YouTube “menyadari bahwa ini adalah waktu yang sangat penting bagi kami untuk memperbaikinya, sehubungan dengan tanggung jawab kami,” kata Wojcicki dalam sebuah wawancara dengan pemimpin redaksi Fortune Alyson Shontell, bagian dari pertemuan anual minggu ini dari forum global itu.

Baca Juga: George Soros: Kalahkan Putin Secepat Mungkin agar Peradaban Kita Tetap Lestari!

“Apa yang benar-benar kami lihat dalam konflik ini adalah bahwa informasi memang memainkan peran kunci, bahwa informasi dapat dijadikan senjata,” tambah Wojcicki.

YouTube telah membuat “keputusan yang sangat sulit,” katanya, seperti menutup akun media Rusia, tidak hanya di UE – yang memberlakukan larangan kontroversial pada awal Maret – tetapi secara global.

Hal itu dilakukan berdasarkan kebijakan internal platform, meskipun mereka telah menerima “banyak permintaan dari berbagai pemerintah” untuk melakukannya, Wojcicki mengungkapkan.

Baca Juga: Korea Utara Meluncurkan Tiga Rudal Balistik setelah Dikutuk The Quad

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Minyak Mentah Rusia Lebih Banyak Diimpor Uni Eropa

Minggu, 26 Juni 2022 | 08:40 WIB
X