• Senin, 18 Oktober 2021

Jurus Haji Lulung Main Klaim Bikin DPW PPP DKI Jakarta Mengancam Gugat DPP Ke Mahkamah Partai

- Sabtu, 11 September 2021 | 11:56 WIB
Haji Syaiful Rahmat Dasuki, Ketua Terpilih Muswil DPW PPP DKI Jakarta (Dok. Klikanggaran)
Haji Syaiful Rahmat Dasuki, Ketua Terpilih Muswil DPW PPP DKI Jakarta (Dok. Klikanggaran)

Jakarta, Klikanggaran-- Haji Syaiful Rahmat Dasuki menampakkan kekesalan dan kegeramannya. Klaim Haji Lulung sebagi Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta membuatnya gusar. Bukan sebab kedudukannya sebagai Ketua Terpilih dalam Musyawarah Wilayah DPW PPP DKI Jakarta menjadi goyah, melainkan sebab kekhawatiran DPP PPP bersama Haji Lulung akan membuat PPP kembali kelam dan suram.

Penolakan terhadap klaim Haji Lulung bukan hanya datang dari Haji Syaiful. Salah satu keder PPP, Ivan, misalnya, melihat bahwa klaim Haji Lulung yang tiba-tiba sebagai Ketua DPW PPP DKI Jakarta terasa aneh dan janggal, sebab Haji Lulung telah menyatakan keluar dari PPP.

Keluar-masuknya Haji Lulung dalam lingkar PPP membuat masalah baru yang seharusnya dapat diantisipasi dan dihindari oleh pengurus DPP PPP menjelang tahapan pemilu dimulai.

Baca Juga: Ketika Melantik Pjs Kades, Sekda Batanghari: Kades agar Mematuhi Regulasi Pengelolaan APBDes

Oleh sebagian kader PPP, kemunculan Haji Lulung yang mengklaim bahwa dirinya keluar dari PAN lalu kembali pulang ke PPP dan langsung memimpin DPW PPP DKI Jakarta merupakan tindakan yang tidak sepatutnya dipertontonkan Haji Lulung kepada publik.

Jika H.Lulung terus melakukan tidakan klaim struktur DPW PPP DKI Jakarta dihadapan media dan diaminkan oleh DPP PPP, maka kami akan menyeret DPP PPP ke dalam mahkamah partai, meskipun tahapan pemilu akan berangsur dimulai pada Maret 2022, demikian kata kader-kader PPP tersebut, sebagaimana rilis yang diterima oleh Klikanggaran.com, Minggu, 11 September 2021.

Ivan, Ketua DPC PPP Kepulauan Seribu, menyatakan bahwa Sebagai politisi, H.Lulung telah menciderai marwah partai PPP yang telah dibangun sebaik mungkin menjelang pemilu 2024 setelah kepergian H. Lulung, dan sebagai mantan politisi Partai PPP, H. Lulung tidak menghormati Partai PPP beserta seluruh kader Partai PPP.

Baca Juga: US Open 2021. Petenis Andalan Rusia Daniil Medvedev Maju Final

“Dan bukti menyatakan, bahwa H.Lulung bukanlah kader PPP yang sah karena dengan sadar dan tanpa paksaan telah menyatakan keluar dari partai PPP dan pindah ke Partai PAN, sehingga tidak ada hak apapun bagi H.Lulung mendeklarasikan dirinya sebagai ketua DPW PPP DKI Jakarta yang telah memiliki kepengurusan dan kepemimpinan pasca Musyawarah Wilayah DPW PPP DKI Jakarta dilaksanakan pada mei 2021 lalu.” tambah Ivan.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Munir: Kematiannya Meninggalkan Banyak Misteri

Selasa, 7 September 2021 | 17:59 WIB

Petahana Kuasai 55% Perolehan Suara di PSU PALI

Rabu, 21 April 2021 | 16:23 WIB
X