• Senin, 5 Desember 2022

Ukraina Rebut Kembali Wilayah di Dekat Kharkov dan Tolak Tawaran Damai Rusia

- Rabu, 14 September 2022 | 07:32 WIB
Pejuang Ukraina menyerah kepada pasukan Rusia di pabrik baja Azovstal di Mariupol. (Russia’s Defense Ministry)
Pejuang Ukraina menyerah kepada pasukan Rusia di pabrik baja Azovstal di Mariupol. (Russia’s Defense Ministry)

KLIKANGGARAN -- Wakil Perdana Menteri Ukraina, Olga Stefanishyna, mengatakan perolehan wilayah di dekat Kharkov adalah "titik balik" dalam konflik dengan Rusia.

Kepada France 24 pada hari Selasa, Stefanishyna menegaskan bahwa titik balik itu telah menempatkan Ukraina pada posisi yang kuat.

Stefanishyna juga mengklaim bahwa Ukraina telah menolak tawaran pembicaraan damai dari Rusia.

Sementara itu, Rusia mengatakan telah melakukan “serangan besar-besaran” terhadap posisi Ukraina.

Baca Juga: Profil Ismed Sofyan Pemain Legenda Persija, Benarkah Pensiun dari Sepakbola? Simak Faktanya!

Ukraina merebut kembali petak wilayah di wilayah Kharkov minggu lalu.

“Ini bukan hanya titik balik dari perang skala penuh…ini adalah titik balik dari perang yang dimulai pada musim semi 2014,” kata Stefanishyna, merujuk pada upaya delapan tahun Kiev untuk menekan kemerdekaan Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk.

Stefanishyna mengklaim bahwa para pejabat Rusia menjangkau Kiev pada hari-hari setelah serangan balasan yang nyata, menawarkan untuk membicarakan persyaratan perdamaian dengan imbalan gencatan senjata.

Moskow belum mengomentari klaim ini, dan Menteri Luar Negeri Sergey Lavrov mengatakan pada hari Minggu bahwa Rusia tetap terbuka untuk negosiasi, tetapi perdamaian akan semakin sulit semakin lama operasi militernya berlanjut.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Twitter dan Para Aktivis di Timur Tengah

Sabtu, 19 November 2022 | 09:01 WIB

Elon Musk Curhat Twitter Ditinggal Pengiklan

Minggu, 6 November 2022 | 08:52 WIB
X