• Senin, 23 Mei 2022

Kemendikbudristek Digugat ke PTUN

- Jumat, 28 Januari 2022 | 06:36 WIB
Ilustrasi: Seleksi ASN (IG/bkngoidofficial)
Ilustrasi: Seleksi ASN (IG/bkngoidofficial)

KLIKANGGARAN -- Peserta tes CPNS menggugat hasil keputusan kelulusan peserta CPNS 2021 dalam surat nomor 92313/A.A3/KP.01.00/2021 tentang Hasil Akhir Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Terdapat dua peserta formasi dosen yang menggugat keputusan tersebut ke PTUN . Dalam laman sistem informasi penelusuran perkara Pengadilan Tata Usaha Negara, terpampang nama peserta yang menggugat adalah Alif Andika Putra pada Senin (17/1) dan Muhammad Saleh Gasin pada Senin (24/1).

Dikutip dari laman sipp.ptun-jakarta.go.id, baik Alif Andika Putra maupun Muhammad Saleh Gasin menyatakan bahwa batal atau tidak sah penetapan/pengumuman surat nomor 92313/A.A3/KP.01.00/2021 tentang Hasil Akhir Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang dikeluarkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Baca Juga: VIdeo: Detik-detik Sebuah Mobil ‘Desa’ Tabrak Dinding di Tasikmalaya

Gasin mengklaim bahwa peserta lulus atas nama Julisa Aprilia Kaluku tidak sesuai dengan kualifikasi pendidikan yang mana bunyi gugatan ke PTUN tersebut, ia mengungkapkan bahwa jabatan Asisten Ahli Dosen pada lokasi formasi Universitas Gorontalo Fakultas Hukum dengan jenis formasi umum dan pada kualifikasi pendidikan yang dipersyaratkan adalah S2 Hukum Acara.

“Substansi gugatan hanya terkait kualifiksi pendidikan. Kemarin, saya menyanggah atau keberatan bahwa kualifikasi pendidikan pesaing tidak sesuai, namun sanggahan saya ditolak,” ujar Gasin saat dihubungi Tim Klikanggaran.

Lebih lanjut Ia pun menambahkan bahwa ia sudah ajukan upaya keberatan administrasi kepada Menteri (Kemendikbudristek) terkait penolakan sanggah, namun (hingga kini) tidak mendapat respon. Selanjutnya, gugatan ke PTUN ini upaya terakhir.

Baca Juga: Insiden Tabrakan Beruntun di Kebayoran Libatkan 7 Kendaraan, Benarkah Penyebabnya karena Pengemudi Epilepsi?

“Harapan (saya), Majelis Hakim nantinya bisa mempertimbangkan (gugatan) dengan objektif,” tutup Gasin terkait gugatannya ke PTUN.***

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X