• Sabtu, 25 Juni 2022

Delapan Santri di Bawah Umur Dicabuli Pimpinan Ponpesnya di Kuningan, Kasatreskrim: Diduga Punya Kelainan

- Sabtu, 1 Januari 2022 | 13:16 WIB
Ilustrasi (Pixabay/kalhh)
Ilustrasi (Pixabay/kalhh)

KLIKANGGARAN -- Dan terjadi lagi, seorang pimpinan pondok pesantren mencabuli delapan santri di bawah umur.

Pelaku diketahui berinisial AH (38), telah mencabuli delapan santri di bawah umur di sebuah pondok pesantren yang terletak di Kabupaten Kuningan, ditangkap polisi.

Muhammad Hafid Firmansyah, Kasatreskrim Polres Kuningan AKP mengatakan tindakan bejat tersangka mencabuli delapan santri di bawah umur itu sudah dilakukananya sejak Oktober 2021.

Dikatakannya juga bahwa semua korban pencabulan di bawah umur itu adalah santrinya sendiri di Pondok Pesantren yang dia pimpin.

Baca Juga: Tim Sancang Gerebek Hotel di Cipanas Garut, Mucikari dan PSK dengan Tarif Ratusan Ribu Berhasil Diamankan

"Tersangka AH 38 tahun sebagai pimpinan pondok pesantren Bina Qur'ani di Kabupaten Kuningan. Korban adalah santri di ponpes itu," kata Muhammad Hafid Firmansyah pada Jumat, 31 Desember 2021.

Muhammad Hafid Firmansyah mengungkapkan, modus yang dilakukan tersangka adalah membujuk rayu para korban dengan iming-iming hadiah lalu korban kemudian dicabuli di kamar tersangka yang berada di lingkungan ponpes.

"Korban dipanggil ke kamar tersangka, setelah dipanggil, dibujuk akan dikasih barang seperti baju koko dan parfum. Setelah dirayu, tersangka mencium kening, pipi dan memainkan alat kelamin korban," ungkap Muhammad Hafid Firmansyah.

Berdasarkan pengakuannya, tersangka yang telah mempunyai seorang istri dan anak ini mengaku khilaf telah mencabuli santrinya sendiri.

Baca Juga: CERPEN: Dekap Hangat yang Selamanya

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X