• Kamis, 27 Januari 2022

Ketua MUI: Terorisme itu Haram Hukumnya, Bukan Mati Syahid tetapi Mati Sangit atau Gosong

- Senin, 22 November 2021 | 21:16 WIB
Ketua Majelis Ulama Prof. K.H. Miftachul Akhyar kembali mengingatkan bahwa terorisme itu hukumnya haram. (YouTube Kemenko Polhukam RI)
Ketua Majelis Ulama Prof. K.H. Miftachul Akhyar kembali mengingatkan bahwa terorisme itu hukumnya haram. (YouTube Kemenko Polhukam RI)

KLIKANGGARAN – Ketua Majelis Ulama Prof. K.H. Miftachul Akhyar kembali mengingatkan bahwa terorisme itu hukumnya haram. MUI pada 2004 sudah mengeluarkan fatwa bahwa terorisme, bom bunuh diri hukumnya haram.

Penegasan Ketua MUI itu diungkapkannya dalam keterangan pers di Kantor Menko Polhukam Senin 22 November 2021 seusai mengadakan pertemuan dengan Menko Polhukan Mahfud MD.

Ketua MUI juga menegaskan, teroris dan pelaku bom bunuh diri tidak mati sahid, tetapi mati sangit atau gosong.

Pernyataan MUI iyu diungkapkan terkait dengan ditangkapnya tiga terduga teroris di Bekasi Jawa Barat. Mereka yang ditangkap ada yang sehari-harinya menjadi penceramah agama, dan anggota Komisi Fatwa MUI.

Baca Juga: Kadis PdK Kabupaten Batang Hari Akan Proses Dugaan Pelanggaran Disiplin Guru SD Batang Hari

“Di MUI sudah ada sebetulnya fatwa No 3/2004 bahwa terorisme itu haram hukumnya. Bom bunuh diri itu juga haram hukumnya. Jadi kalau mereka menganggap itu mati syahid (dan akan masuk) syurga, justru itu (bom bunuh diri) mati sangit kata orang-orang kita,”kata Ketua MUI.

Dalam keterangan pers itu, Prof. K.H. Miftachul Akhyar menegaskan, MUI seharusnya ikut bersama-sama membangun dan menjadikan negara ini lebih tentram, tenang dan sejahtera.

Tujuannya agar semua yang menjadi kebijakan bisa berjalan dengan lacar dan baik sehingga bisa dirasakan oleh umat seluruhnya.

Baca Juga: Anda Gandrung Drakor? Orang Korea Itu Jatuh Cinta pada Negeriku!

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: Youtube Kemenko Polhukam RI

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X