• Rabu, 8 Desember 2021

Korupsi Dana BOS Rp8 Miliar lebih, ASN Kanwil Kemenag Jabar Ditahan Kejati, Modusnya Mark up Penggandaan Soal

- Selasa, 16 November 2021 | 20:58 WIB
Seorang ASN Kemenag Kanwil Jawa Barat ditahan Kejati Jabar dari diduga korupsi dana BOS senilai Rp8 miliar lebih. (Instagram @kejati_jabar)
Seorang ASN Kemenag Kanwil Jawa Barat ditahan Kejati Jabar dari diduga korupsi dana BOS senilai Rp8 miliar lebih. (Instagram @kejati_jabar)

KLIKANGGARAN -Diduga melakukan korupsi dana bantuan operasional sekolah atau BOS senilai Rp8 miliar lebih, seorang aparatur sipil negara atau ASN Kementerian Agama Kanwil Jawa Barat ditahan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat. Penahanan dilakukan setelah yang bersangkutan ditetapkan menjadi tersangka pada Selasa 16 November 2021.

AK ditahan di Rutan Polrestabes Bandung selama 20 tahu ke depan menunggu proses hukum selanjutnya.

ASN tersebut adalah berinisial AK, yang menjabat Ketua Kelompok Kerja Madrasah (KKM) untuk Madrasah Ibtidaiah (MI).

Asisten Pidana Khusus Kejati Jawa Barat Riyono mengungkakan, modus korupsi yang dilakukan tersangka adalah dengan menggelumbungkan atau mark up anggaran untuk penggandaan soal-soal ujian bagi siswa MI.

Baca Juga: Menidaklanjuti Hasil Rakor Gubernur Jambi Al Haris Tinjau Jalan Alternatif Batubara

"Penyidik berkesimpulan bahwa terhadap saudara AK layak dimintai pertanggungjawaban secara pidana sehingga pada hari ini juga terhadap AK ini ditetapkan tersangka," kata Riyono di Kejati Jawa Barat, Kota Bandung, Selasa 16 November 2021.

Riyono mengungkapkan, tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka terjadi pada tahun anggaran 2017—2018 di lingkungan Kemenag Jabar.

Dana BOS yang dari Kemenag Pusat seharusnya dikelola oleh masing-masing sekolah penerima. Tetapi dalam praktiknya terjadi penyimpangan, yaitu dana BOS itu dikoordinasi oleh KKM yang ketuanya adalah AK.

"Dalam praktiknya, yang seharusnya dana itu dikelola masing-masing oleh sekolah, tetapi selanjutnya dikoordinasi oleh KKM yang diketuai AK," katanya.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: antaranews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X