• Minggu, 28 November 2021

Kemenag Akan Cairkan 300 Ribu Kuota Insentif Guru Madrasah Bukan PNS, Ini Kriterianya

- Senin, 30 Agustus 2021 | 21:44 WIB
Insentif Guru Madrasah Bukan PNS Akan Cair September (Dok.pexels.com/KarolinaGrabowska)
Insentif Guru Madrasah Bukan PNS Akan Cair September (Dok.pexels.com/KarolinaGrabowska)

Jakarta, Klikanggaran.com – Dalam rangka memotivasi guru madrasah bukan PNS agar lebih berkinerja dalam meningkatkan mutu pendidikan, Kementerian Agama (Kemenag) akan memberikan insentif guru. Dengan begitu, diharapkan terjadi peningkatan kualitas proses belajar-mengajar dan prestasi belajar peserta didik di RA dan Madrasah.

Dalam waktu dekat insentif guru akan diberikan kepada guru bukan PNS pada Raudlatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Informasi ini disampaikan oleh Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas, melalui siaran pers di Jakarta, Sabtu, 28 Agustus 2021.

Saat ini Kemenag sedang memproses pencairan insentif bagi guru madrasah bukan PNS. Menag memperkirakan, insentif akan mulai cair pada September 2021. Petunjuk teknis pencairan insentif guru madrasah bukan PNS sedang dalam tahap finalisasi.

Baca Juga: Perum Perhutani Berpotensi Salah Hitung Volume Inventarisasi pada Areal IPPKH Ruas Tol Cisumdawu dan Japek II

“Saya minta Ditjen Pendidikan Islam untuk bisa segera melakukan proses pencairan. Targetnya September sudah mulai cair," tegas Menag. "Kami alokasikan insentif untuk sekitar 300 ribu guru madrasah bukan PNS dengan anggaran mencapai Rp647 miliar," sambungnya.

Menyambung penjelasan Menag, Dirjen Pendidikan Islam, M Ali Ramdhani, menambahkan, insentif akan diberikan kepada guru yang memenuhi kriteria. Total kuota yang ada telah dibagi secara proporsional berdasarkan jumlah guru setiap provinsi. Jawa Timur menjadi provinsi dengan kuota terbanyak, karena jumlah guru madrasah bukan PNS juga paling banyak.

"Sebelumnya anggaran insentif guru ada di daerah. Untuk 2021, pencairan insentif dilakukan secara terpusat melalui anggaran Ditjen Pendidikan Islam," ujarnya. "Tunjangan Insentif bagi guru bukan PNS pada RA/Madrasah disalurkan kepada guru yang berhak menerimanya secara langsung ke rekening guru yang bersangkutan," lanjutnya.

Baca Juga: Visitasi ke Desa Wisata Kampuang Minang Nagari Sumpu, Ini Kata Menparekraf

Sementara Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan, M Zain, menambahkan, karena keterbatasan anggaran, insentif hanya diberikan kepada guru madrasah bukan PNS yang memenuhi kriteria dan sesuai dengan ketersediaan kuota masing-masing provinsi. Adapun kriterianya menurut M Zain adalah sebagai berikut:

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Geram! Jokowi Klaim Pernah Tegur Keras Dirut Pertamina

Senin, 22 November 2021 | 12:44 WIB

Di Mata KPK, Kemensos Adalah Kementerian yang Strategis

Selasa, 16 November 2021 | 20:03 WIB

Fatwa MUI: Perdagangan Kripto Adalah Haram

Jumat, 12 November 2021 | 16:47 WIB
X