• Selasa, 30 November 2021

Dear Investor, Hari Ini Surat Berharga Negara Ditawarkan Secara Online

- Senin, 4 Oktober 2021 | 19:52 WIB
Gedung Kementerian Keuangan RI (Dok. Kemenkeu)
Gedung Kementerian Keuangan RI (Dok. Kemenkeu)

Jakarta, Klikanggaran.com - Pemerintah menerbitkan instrumen Obligasi Negara Ritel (ORI) seri ORI020 yang ditawarkan secara online (e-SBN). Bagi investor yang berminat untuk berinvestasi dapat menghubungi mitra distribusi yang telah ditetapkan dengan masa penawaran dibuka mulai 4 – 21 Oktober 2021.

ORI yang merupakan salah satu instrumen Surat Berharga Negara (SBN) ritel menjadi alternatif investasi yang aman, mudah, menguntungkan, dan turut mendukung pembiayaan APBN bagi investor.

Hal itu aman untuk investor karena pembayaran kupon dan pokok sampai dengan jatuh tempo dijamin oleh Undang-Undang tentang Surat Utang Negara.

Baca Juga: Mengejutkan! Ini Pesan Menkeu Dalam Peringati Hari Bea dan Cukai 75 Tahun

Karena imbal hasil yang kompetitif jika dibandingkan instrumen investasi lainnya, investor pun bisa mendapatkan keungtungan. Tingkat kupon ORI020 yaitu 4,95% per tahun.

“Berbeda dengan instrumen investasi lainnya, ORI020 adalah pilihan instrumen investasi yang manfaatnya tidak hanya akan dirasakan untuk diri sendiri tapi juga untuk masyarakat Indonesia secara bersama-sama,” ungkap Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Luky Alfirman, saat membuka Launching ORI020 secara virtual, Senin (04/10).

Selain memperoleh keuntungan, investor juga berperan nyata membangun negeri melalui pembiayaan APBN. Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penerbitan ORI020 akan digunakan untuk pemenuhan target pembiayaan APBN tahun 2021.

Baca Juga: Masyarakat Desa Dawuhan Serbu Vaksin Sinovac

Penggunaan dana APBN termasuk dari sisi pembiayaan digunakan pemerintah sebagai upaya penanganan dan pemulihan dampak dari pandemi Covid-19. Salah satunya untuk program vaksinasi yang menunjukkan adanya tren peningkatan total dosis yang telah diberikan kepada masyarakat Indonesia. Data per 27 September 2021 menunjukkan vaksinasi telah mencapai 136 juta dosis atau 32,7% target.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Oleh-oleh Kunjungan Yaqut Cholil Qoumas ke Arab Saudi

Senin, 29 November 2021 | 13:41 WIB

Geram! Jokowi Klaim Pernah Tegur Keras Dirut Pertamina

Senin, 22 November 2021 | 12:44 WIB

Di Mata KPK, Kemensos Adalah Kementerian yang Strategis

Selasa, 16 November 2021 | 20:03 WIB

Fatwa MUI: Perdagangan Kripto Adalah Haram

Jumat, 12 November 2021 | 16:47 WIB
X