• Senin, 15 Agustus 2022

Raja Baru di Wall Street: Microsoft Kalahkan Apple sebagai Perusahaan Paling Bernilai!

- Sabtu, 30 Oktober 2021 | 21:53 WIB
Gedung Microsoft (Pixabay/efes)
Gedung Microsoft (Pixabay/efes)

KLIKANGGARAN-- Apple telah kehilangan mahkotanya sebagai perusahaan publik paling berharga di dunia pada minggu ini setelah saham raksasa pembuat iPhone itu turun 2%. Mahkota itu sekarang disematkan kepada Microsoft milik Bill Gates.

Saham Apple turun 1,8% pada hari Jumat, mengakhiri sesi perdagangan di angka $149,80 per saham. Akibatnya, kapitalisasi pasar Apple turun menjadi $2,48 triliun. Sementara itu, saham Microsoft menunjukkan kenaikan 2,2%, mencapai rekor tertinggi $331,62 per saham, yang mendorong kapitalisasi pasarnya menjadi sekitar $2,49 triliun, dilansir RT.com.

Meskipun membukukan pendapatan yang relatif kuat untuk kuartal keempat tahun fiskal 2021 minggu ini, penjualan Apple masih anjlok sekitar $6 miliar pada periode pelaporan di tengah masalah rantai pasokan yang terus-menerus.

Baca Juga: Sekarang Mendoan, Kuliner Khas Banyumas Jadi Warisan Budaya Takbenda atau WBTb

Apple mengatakan menerima pendapatan sebesar $83,4 miliar, meningkat 29% dari tahun ke tahun, tetapi angka pendapatan ini berada di bawah ekspektasi Wall Street sebesar $84,85 miliar, yang menyebabkan penurunan harga saham.

CEO Apple, Tim Cook, mengatakan kepada CNBC bahwa dampak dari kendala rantai pasokan dapat terus mengganggu Apple selama penjualan liburan mendatang.

“Kami memiliki kinerja yang sangat kuat meskipun kendala pasokan lebih besar dari yang diharapkan, [akibat] kekurangan chip di seluruh industri yang telah banyak dibicarakan dan gangguan manufaktur terkait Covid-19 di Asia Tenggara,” kata Cook.

Baca Juga: Putin: Diperlukan Cara Sistemik Perbaharui Vaksin karena Mutasi Covid-19 Akan Bersama Kita untuk Waktu Lama

Analis pasar mengatakan peringatan Cook tentang tekanan lebih lanjut dapat menghambat kinerja pasar Apple selama musim liburan.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kinerja Moncer Pelindo Pasca Merger

Rabu, 20 Juli 2022 | 12:56 WIB

Impor Energi China dari Rusia Terus Melonjak!

Jumat, 20 Mei 2022 | 21:38 WIB

Bankir JPMorgan Memperingatkan Risiko Ekonomi AS

Selasa, 5 April 2022 | 07:05 WIB
X