• Rabu, 17 Agustus 2022

Putin: Diperlukan Cara Sistemik Perbaharui Vaksin karena Mutasi Covid-19 Akan Bersama Kita untuk Waktu Lama

- Sabtu, 30 Oktober 2021 | 21:11 WIB
Vladimir Putin berbicara pada pertemuan puncak G20 (Sputnik/Evgeny Paulin)
Vladimir Putin berbicara pada pertemuan puncak G20 (Sputnik/Evgeny Paulin)

KLIKANGGARAN-- Negara-negara terkemuka dunia membutuhkan mekanisme kerja untuk memperbarui vaksin secara sistematis terhadap Covid-19 ketika virus bermutasi dan mengenali vaksin satu sama lain, kata Vladimir Putin pada pertemuan puncak G20.

“Menurut pendapat para ahli, virus corona akan tetap menjadi ancaman untuk waktu yang lama,” kata Putin pada hari Minggu saat berbicara dengan para pemimpin G20 melalui tautan video.

Putin menambahkan bahwa lebih banyak kerja sama internasional diperlukan dalam hal saling mengakui vaksin dan sertifikat imunisasi oleh pemerintah nasional.

Baca Juga: Di Tengah Rapor Merah dari Partai Ummat, Pemerintah Akan Bangun 12 Jalan Tol dengan Investasi Rp226 Triliun

“Persaingan yang saya yakini tidak adil, proteksionisme, keengganan negara-negara tertentu, termasuk anggota G20” untuk pengakuan semacam itu menghambat upaya vaksinasi global dan memperburuk ketidaksetaraan dalam akses vaksin," tegas Putin.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga memiliki peran besar untuk dimainkan, tambah Putin. “Sangat penting bagi WHO untuk mempercepat proses prakualifikasi vaksin dan terapi baru, yaitu evaluasi kualitas, keamanan, dan efisiensinya,” katanya.

Dia mengingatkan bahwa vaksin Sputnik V yang dibuat Rusia dan versi komponen tunggal Sputnik Light, yang dapat berfungsi sebagai suntikan pendorong untuk vaksin lain, telah berhasil digunakan di banyak negara untuk melindungi populasi mereka dari Covid-19.

Baca Juga: Kebijakan Prabowo Subianto Dikritisi Gatot Nurmantyo, Kebijakan yang Mana Saja Ya?

Sayangnya, banyak negara Barat tidak mengizinkan vaksinasi dengan vaksin buatan Rusia dan tidak mengakui imunisasi untuk perjalanan internasional.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X