• Minggu, 27 November 2022

Bupati Luwu Utara Sampaikan Duka Mendalam atas Tragedi Kanjuruhan Malang

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 19:35 WIB
Bupati Indah Putri Indriani (Klikanggaran/LHR)
Bupati Indah Putri Indriani (Klikanggaran/LHR)

KLIKANGGARAN --- Tak ada sepak bola yang seharga nyawa manusia. Kalimat ini berseliweran di berbagai lini masa media sosial mengiringi kericuhan di Stadion Kanjuruhan. Apa yang menjadikan kalimat ini begitu viral?

Usai laga Arema Malang versus Persebaya Surabaya yang berakhir dengan kekalahan 2-3 bagi tuan rumah, Arema Malang, peristiwa memilukan terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Laga Arema kontra Persebaya terjadi pada pekan ke-11 lanjutan Liga Indonesia (Liga 1). Laga yang sejatinya berjalan normal sampai wasit meniup peluit panjang, akhirnya berujung ricuh di Stadion Kanjuruhan.

Ribuan suporter Arema Malang yang biasa disebut Aremania merangsek masuk ke dalam lapangan, yang lantas diadang para petugas pengamanan, yang terdiri dari TNI dan Polri.

Baca Juga: Kericuhan Kanjuruhan, Diskusi Pemuda Jakarta: Gas Air Mata adalah Solusi (?)

Bentrok pun tak terhindarkan yang mengakibatkan ratusan korban meninggal dunia. Sebuah tragedi yang memilukan dalam dunia sepak bola Indonesia, bahkan dunia tentunya.

Berbagai ucapan belasungkawa dan dukacita yang mendalam atas tragedi Kanjuruhan tersebut mengalir yang disampaikan para tokoh olahraga, pejabat publik, sampai masyarakat umum.

Tak terkecuali Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Melalui akun resmi media sosialnya di facebook, Indah menyampaikan perasaan sedih yang mendalam atas peristiwa tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Dukacita yang begitu mendalam atas kejadian luar biasa ini,” tulis Bupati Indah Putri Indriani, Minggu (2/10/2022), di Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X