• Selasa, 9 Agustus 2022

Tantangan Humas Pemerintah untuk Menjadi 'Humas Bintang Lima’

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 20:32 WIB
Lukman Hamarong, Pranata Humas Ahli Muda Diskominfo Luwu Utara (Klikanggaran/Istimewa)
Lukman Hamarong, Pranata Humas Ahli Muda Diskominfo Luwu Utara (Klikanggaran/Istimewa)

KLIKANGGARAN -- Workshop Penguatan Peran Kehumasan baru saja selesai dilaksanakan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), 2 – 3 Agustus 2022 lalu yang dilaksanakan secara hybrid learning (gabungan tatap muka dan tatap maya).

Dari lima materi workshop Penguatan Peran Kehumasan yang dipaparkan selama dua hari, ada satu materi yang menurut saya menyajikan pemaparan yang cukup menarik.

Adalah Thoriq Ramadani, S.I.Kom., M.Tr.A.P., Pranata Humas Ahli Muda, yang memaparkan materi “Penguatan Humas Pemerintah" dalam Workshop Penguatan Peran Kehumasan.

Baca Juga: Rencanaan Pemangkasan Penggunaan Gas Ditolak Dua Negara Uni Eropa

Thoriq Ramadani mengatakan, Humas Pemerintah atau Pranata Humas adalah salah satu instrumen strategis dalam pemerintahan. Disebut paling strategis karena Humas Pemerintah berperan besar dalam membentuk citra, meningkatkan citra dan memelihara citra.

Citra tak bisa dilepaskan dari reputasi. Keduanya tidak berdiri sendiri. Bahkan saling bertautan satu sama lain. Ibarat dua sisi mata uang, keduanya selalu bersama, tak terpisahkan. Jika citra berbicara tentang kesan publik terhadap kinerja pemerintah, maka reputasi adalah rekam jejak pemerintah yang telah terbangun bertahun-tahun.

Membangun citra tak mudah, apalagi membangun reputasi. Namun, keduanya bisa hancur hanya dalam sekejap jika pemerintah tidak memiliki Humas yang andal dalam menyiapkan strategi komunikasi, karena komunikasi memegang peran kunci dalam pemerintahan.

Baca Juga: IDF Israel telah Bersiap Memasuki Minggu Perang; 160 Roket Ditembakkan ke Israel

Tanpa strategi dan manajemen komunikasi yang baik, mustahil Humas dapat melakoni tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembentuk citra dan penjaga reputasi positif pemerintah. Hal ini akan berdampak pada semakin terbukanya potensi terjadinya “tsunami” informasi.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X