• Senin, 15 Agustus 2022

Amnesty International: Ukraina Membahayakan Warga Sipilnya, Tempatkan Aset Militer di Sekolah dan Perumahan

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 08:51 WIB
Sekretaris Jenderal Amnesty International, Agnes Callamard (Instagram/amnestybefr)
Sekretaris Jenderal Amnesty International, Agnes Callamard (Instagram/amnestybefr)

KLIKANGGARAN -- Amnesty International mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka mendukung laporan yang menuduh Kiev membahayakan warga sipil mereka dengan menempatkan aset militernya di sekolah dan daerah perumahan, lansir Russia Today.

Penyelidikan Amnesty International itu memicu kemarahan pemerintah Ukraina dan Presiden Vladimir Zelensky.

Sekretaris Jenderal Amnesty International, Agnes Callamard, mengatakan kepada kantor berita AFP dalam sebuah pernyataan melalui email bahwa organisasinya "sepenuhnya mendukung penelitian kami."

Baca Juga: Ini Lho 3 Orang yang Ditetapkan KPK sebagai Tersangka Suap Restitusi Pajak Tol Solo-Kertosono

Callamard juga turun ke Twitter untuk menyatakan bahwa organisasinya berdiri “dengan semua korban. Secara tidak memihak" dan mengecam orang-orang yang dia sebut "gerombolan dan troll media sosial" yang "menyerang" penyelidikan Amnesty International.

Sebelumnya, Presiden Ukraina, Zelensky, menuduh Amnesty International mengalihkan “tanggung jawab dari penyerang ke korban,” masing-masing merujuk ke Rusia dan Ukraina.

Zelensky menyatakan bahwa setiap laporan yang menyamakan tindakan "korban dan agresor" dalam "beberapa cara" tidak dapat "ditoleransi."

Baca Juga: Mengenai Beredarnya Data Penempatan Guru Lulus PG PPPK (P3K) UntukTahap Ketiga, Kemendikbudristek Angkat Suara

Laporan tersebut, yang dirilis pada hari Kamis, menuduh Kiev melakukan “pelanggaran yang jelas terhadap hukum humaniter internasional” karena mendokumentasikan bahwa Ukraina menempatkan militernya dekat dengan infrastruktur sipil, sehingga membahayakan nyawa warga sipil.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X