• Kamis, 29 September 2022

Kelompok IKM Hazna Craft, Binaan Bank Indonesia yang Pemasaran Produknya Sudah Sampai ke JawaA

- Rabu, 6 Juli 2022 | 22:04 WIB
"Ketua Dekranasda Rahma Nursaid dan Kepala DP2KUKM Muhammad Kasrum saat menyambangi tempat usaha Hazna Craft di Desa Baku Baku, Malbar (Dok. LHR)
"Ketua Dekranasda Rahma Nursaid dan Kepala DP2KUKM Muhammad Kasrum saat menyambangi tempat usaha Hazna Craft di Desa Baku Baku, Malbar (Dok. LHR)

KLIKANGGARAN -- Kelompok Kerajinan Industri Kecil Menengah (IKM) Hazna Craft Desa Baku Baku Kecamatan Malangke Barat Kabupaten Luwu Utara, kini berhasil memasarkan produk usaha kerajinan gambar dengan menggunakan media tempurung kelapa di beberapa wilayah Indonesia. Sebagian besar dipasarkan di Pulau Jawa, seperti Bandung dan Jakarta.

Keberhasilan Kelompok Hazna Craft memasarkan berbagai produk usahanya ke beberapa wilayah di Indonesia tersebut berbuah manis. Bank Indonesia (BI) dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menggandeng Hazna Craft untuk menjadi kelompok binaan mereka.

“Alhamdulillah, akibat dari penjualan kami yang sudah masuk ke Provinsi Sulawesi Selatan dan Pulau Jawa seperti Bandung dan Jakarta, kini kelompok kami sudah masuk sebagai UKM Binaan Provinsi dan Bank Indonesia sejak 2020,” kata Owner Hazna Craft, Hasnariah, saat ditemui di sela-sela kegiatan Pembinaan Kerajinan Unggulan Daerah oleh Dekranasda dan DP2KUM, Rabu (6/7/2022), di Desa Baku Baku, Malangke Barat.

Baca Juga: Jonatan Christie dan Tommy Sugiarto Tersingkir, Ginting dan Chico Maju ke Babak 16 Besar Malaysia Masters 2022

Ia membeberkan, usaha kerajinan tempurung kelapa ini ia rintis sejak November 2019 yang lalu. Menariknya, sejak itu usahanya terus berkembang dari waktu ke waktu, tidak hanya usaha kerajinan tempurung kelapa, tetapi juga usaha kerajinan dengan menggunakan media seperti pasir, kerikil dan kulit telur.

“Sekarang ini kami sudah kembangkan media yang digunakan, bukan hanya tempurung kelapa, tetapi juga ada pasir, kerikil dan kulit telur,” beber dia.

Kini, usahanya itu akan terus dikembangkan dengan menggunakan strategi pemasaran digital. Mengingat saat ini penjualan atau pemasaran melalui platform marketplace tengah menjadi tren oleh sebagian kelompok IKM/UKM di Indonesia. Untuk itu, ia berharap melalui pemasaran digital ini, produk usahanya terus mengalami peningkatan.

Baca Juga: Doni Salmanan Datangi Kejati Jabar Diantar Pajero Sport tapi Tanpa Borgol dan Penuh Senyum, Apa yang Terjadi?

“Untuk pemasaran biasanya kami melalui pameran, tetapi atas saran dari Bank Indonesia, kami diminta untuk melakukan penjualan di Marketplace, seperti Lazada, Shopee dan Buka Lapak. Dan Alhamdulillah, kita juga sudah mendapat pemantauan setiap akun yang kami punya dari Bank Indonesia,” ungkap dia.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X