• Selasa, 9 Agustus 2022

Luwu Utara Resmi Terapkan Tanda Tangan Elektronik, Diawali Bupati dan Menyusul Kepala PD

- Senin, 18 April 2022 | 20:19 WIB
Keterangan: "Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, saat melakukan penandatanganan perdana TTE, Senin (18/4/2022)" (Dok. LHR)
Keterangan: "Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, saat melakukan penandatanganan perdana TTE, Senin (18/4/2022)" (Dok. LHR)

KLIKANGGARAN -- Sistem Tanda Tangan Elektronik (TTE) mulai diterapkan di jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Utara. Penerapan TTE diawali Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. Indah resmi melakukan penandatanganan perdana, Senin (18/4/2022), di Ruang Kerjanya.

Kegiatan ini difasilitasi Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP). Ikut menyaksikan penandatangan TTE oleh Bupati Luwu Utara, Kepala Dinas Kominfo-SP, Arief R. Palallo, dan Kepala Bidang Persandian, Purnama Indriawaty.

Dengan dilakukannya penandatanganan TTE ini, Bupati Luwu Utara resmi akan menggunakan TTE dalam setiap persuratan yang dilakukan, tidak lagi menggunakan tanda tangan manual. Bupati berharap, seluruh pejabat Pemda Luwu Utara segera memiliki TTE.

Baca Juga: Update Kasus Robot Trading DNA Pro, Penyanyi Ello Tidak Datang ke Bareskrim Polri, Inilah Kata Pengacaranya

“Tadi ibu Bupati berharap semua harus memiliki tanda tangan elektronik, mulai dari Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, para Asisten, sampai kepada para Kepala Perangkat Daerah (PD),” kata Kadis Kominfo-SP, Arief R. Palallo, usai penandatangan elektronik tersebut.

Arief mengatakan, penerapan TTE, selain untuk keamanan informasi, juga dalam rangka untuk mencegah terjadinya pemalsuan dokumen. “Penerapan TTE ini juga untuk menghindari potensi terjadinya pemalsuan tanda tangan pejabat, makanya ini diterapkan,” terangnya.

Keterangan: "Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, saat melakukan penandatanganan perdana TTE, Senin (18/4/2022)" (Dok. LHR)

Selain itu, kata Arief, penerapan TTE juga untuk melindungi informasi dari risiko pencurian, modifikasi dan penyangkalan terhadap data pada pelaksanaan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang saat ini diterapkan Pemda Kabupaten Luwu Utara.

Baca Juga: KEJUTAN !! PBSI Turunkan Pemain Muda di Piala Uber 2022, Tidak Ada Nama Markus Gideon di Tim Piala Thomas 2022

Untuk itu, ia berharap, setelah Bupati, nantinya akan menyusul para pejabat lainnya yang diawali dengan validasi permohonan penerbitan sertifikat elektronik sebagai salah satu persyaratan untuk mendapatkan tanda tangan elektronik.

“Ya, semua Kepala Perangkat Daerah harus memiliki tanda tangan elektronik ini, dan Bupati sudah melakukan penandatanganan perdana sebagai tanda bahwa penerapan TTE mulai kita lakukan di lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Utara,” jelas Arief.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X