• Sabtu, 10 Desember 2022

Bahasa Sunda Tidak Boleh Dipakai dalam Rapat? Apa Kata 'Ki Sunda' Kang Dedi Mulyadi?

- Rabu, 19 Januari 2022 | 13:22 WIB
Dedi Mulyadi (FB Kang Dedi Mulyadi)
Dedi Mulyadi (FB Kang Dedi Mulyadi)

KLIKANGGARAN -- Kang Dedi Mulyadi (KDM) turut mengomentari pernyataan Anggota Komisi III DPR RI Arteria Dahlan yang meminta Jaksa Agung ST Burhanuddin mengganti seorang Kepala Kejaksaan Tinggi yang rapat menggunakan bahasa Sunda.

Kang Dedi Mulyadi yang juga merupakan Anggota DPR mengungkapkan bahwa penggunaan bahasa daerah dalam kegiatan rapat meripakan sesuatu yang wajar.

Ki Sunda pun, sebutan lain Kang Dedi Mulyadi menyebutkan tidak mengapa menggunakan bahasa daerah termasuk bahasa Sunda selama anggota rapat mengerti bahasa daerah yang digunakan dalam dialog.

"Wajar saja dilakukan selama yang diajak rapat, yang diajak diskusi, mengerti bahasa daerah yang digunakan sebagai media dialog pada waktu itu," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya, ungkap KDM kepada dalam keterangannya pada Selasa, 18 Januaari 2022.

Kang Dedi Mulyadi mengaku dirinya kerap menggunakan bahasa Sunda sebagai media dialog bersama masyarakat dan rapat pejabat.

Baca Juga: Sindiran atau Usulan, Fadli Zon Usul Nama Ibu Kota Baru Jokowi

Bahkan KDM menyebutkan, dalam satu hari ada pengkhususan di mana seluruh warga hingga pejabat harus menggunakan bahasa, pakaian hingga menyediakan makanan khas Sunda.

"Saya lihat di Jawa Tengah bupati, wali kota, gubernur sering juga menggunakan bahasa Jawa dalam kegiatan kesehariannya. Ini adalah bagian dari kita menjaga dialektika bahasa sebagai keragaman Indonesia," terangnya.

KDM juga mengungkapkan bahwa pada saat ia memimpin rapat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI kerap menyisipkan bahasa Sunda di dalamnya.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X