• Senin, 15 Agustus 2022

Mengaku Istri Tentara, Tipu Korban Hingga Ratusan Juta Rupiah

- Selasa, 7 Desember 2021 | 11:42 WIB
Pelaku saat diperiksa di ruang Satreskrim Polres Banyumas, Selasa (07/12/2021).  ( Humas Polresta Banyumas)
Pelaku saat diperiksa di ruang Satreskrim Polres Banyumas, Selasa (07/12/2021). ( Humas Polresta Banyumas)

 

KLIKANGGARAN--Mengaku istri tentara, seorang warga Purbalingga berhasil menipu korban hingga ratusan juta rupiah. Pelaku dibekuk polisi setelah mendapat laporan dari korbannya.

Kasus penipuan dengan mengaku istri tentara ini ditangani Satuan Reskrim Polresta Banyumas Polda, karena korbannya merupakan warga Purwokerto. Polisi membekuk pelaku pada Minggu, 5 Desember 2021 di rumahnya.

Kapolresta Banyumas Kombes Pol M. Firman L. Hakim, melalui Kasat Reskrim Kompol Berry, mengatakan kejadian penipuan mengaku istri tentara tersebut bermula pada sekitar bulan Juni 2021 sampai dengan bulan September 2021.

Pelaku NRS (33) warga Purbalingga ini berpura pura kepada korbannya yaitu Ifti (33) warga Purwokerto Barat mengaku memiliki tanah di Cikarang Bekasi dan akan menjualnya, ia juga mengaku istri tentara.

Baca Juga: Kupat Blengong, Kuliner Khas Tegal yang Memiliki Kelezatan Luar Biasa Mantapnya, Lho

Namun, pelaku beralasan kesulitan menerima uang dalam jumlah besar karena pelaku mengaku sebagai ibu Persit yang tidak bisa menampung uang dalam jumlah banyak.

Dengan alasan tersebut pelaku yang hanya seorang istri pedagang ini membujuk korban dan ayah korban untuk membukakan rekening yang nantinya rekening tersebut akan digunakan menampung uang hasil penjualan tanah tersebut. jika berhasil korban diiming-imingi akan diberi keuntungan.

"Selanjutnya rekening korban dikuasai oleh pelaku dan selain itu korban juga disuruh mengirim sejumlah uang untuk berbagai alasan sampai sejumlah Rp. 250.000.000, diantaranya untuk melancarkan jual beli tanah tersebut. Namun ternyata faktanya pelaku tidak memiliki tanah di Bekasi dan yang disampaikan pelaku kepada korban adalah kebohongan. Atas kejadian tersebut akhirnya pelaku dilaporkan ke Satuan Reskrim Polresta Banyumas," tutur Kasatreskrim, Selasa (07/12/2021).

Baca Juga: Saran Nyai Sampur, Gunakan Bahasa Indonesia Saat Anda di Bali, Mengapa?

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X