• Selasa, 25 Januari 2022

Soal Dana Hibah, Kejari Lubuklinggau Panggil Dua Komisioner Bawaslu Muratara

- Rabu, 1 Desember 2021 | 14:16 WIB
Kantor Kejari Lubuklinggau (dok. Klikanggaran)
Kantor Kejari Lubuklinggau (dok. Klikanggaran)


KLIKANGGARAN- Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau terus melakukan pemeriksaan terhadap perkara dugaan korupsi pada dana hibah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tahun anggaran 2020.

Penyidik Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Lubuklinggau memanggil dua komisioner Bawaslu Muratara dan dua staf Sekretariat Bawaslu guna melengkapi data pemeriksaan.

Kepala Kejari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir, melalui Kasi Pidsus, Yuriza Antoni didampingi Kasi Inteligen, Aan Tomo, membenarkan telah memeriksa dua komisioner Bawaslu Muratara dan dua staf.

"Iya benar, hari ini kita memeriksa dua anggota (komisioner) Bawaslu Muratara dan dua staf," ujar Kasi Pidsus Kejari Lubuklinggau, Yuriza Antoni, di Kantor Kejari Lubuklinggau, Rabu, 1 Desember 2021.

Baca Juga: Ferdinand Hutahaean, mantan politisi Partai Demokrat Buka Suara Terkait larangan Reuni 212 di Bogor.

Yuriza menambahkan, pemanggilan terhadap terperiksa guna melengkapi atau penambahan data pemeriksaan.

"Mereka dipanggil untuk penambahan data pemeriksaan, sedangkan untuk tiga mantan korsek (Koordinator Sekretaris) akan dijadwalkan kembali waktu pemeriksaannya," tandasnya.

Seperti diketahui, dugaan korupsi tersebut mengenai penggunaan dana hibah yang diduga tanpa laporan pertanggungjawaban berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (LHP BPK) senilai Rp9,2 miliar. Untuk status Proses pemeriksaan telah ditingkatkan dari fulldata ke penyelidikan (LID).***

Apabila artikel ini menarik, mohon bantuan untuk men-share-kannya kepada teman-teman Anda, terima kasih.

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X