• Sabtu, 27 November 2021

Wali Kota Lubuklinggau Tandatangani Perjanjian Pinjaman PEN Senilai Rp125 Miliar

- Sabtu, 2 Oktober 2021 | 07:18 WIB
Wali Kota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe [kiri] dan Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI, Sylvi J. Gani [kanan] melakukan penandatanganan perjanjian pinjaman daerah dalam rangka mendukung program PEN 2021 - (Dok. Diskominfo Lubuklinggau)
Wali Kota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe [kiri] dan Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI, Sylvi J. Gani [kanan] melakukan penandatanganan perjanjian pinjaman daerah dalam rangka mendukung program PEN 2021 - (Dok. Diskominfo Lubuklinggau)

Jakarta, Klikanggaran.com - Wali Kota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe, melakukan penandatanganan atas perjanjian pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bersama PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) senilai Rp125 miliar.

Perjanjian pinjaman PEN tersebut dilakukan guna mewujudkan percepatan pemulihan ekonomi di Kota Lubuklinggau pasca pandemi Covid-19.

Penandatanganan perjanjian pinjaman PEN Daerah dilakukan oleh Direktur Pembiayaan dan Investasi PT SMI, Sylvi J. Gani, dan Wali Kota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe, di Kantor PT SMI, Jakarta, pada Kamis (30/9).

Usulan pinjaman PEN Daerah Kota Lubuklinggau kepada PT SMI ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pembangunan infrastruktur daerah akibat APBD Kota Lubuklinggau yang harus di realokasi akibat penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga: Kepala Kejati Jabar dan Kejari Bandung Tinjau Produk Industrial PT Pindad

Pentingnya realokasi APBD dilakukan agar dapat terus mendukung pembangunan sektor prioritas Pemkot Lubuklinggau, yakni penanganan terhadap infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Kota Lubuklinggau sebanyak delapan kegiatan, serta pelaksanaan pengawasan sebanyak delapan kegiatan.

Sebelumnya, PT SMI bersama Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia, telah melakukan evaluasi bersama serta mempertimbangkan beberapa faktor risiko atas proposal permohonan yang diajukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau.

Pinjaman yang telah disetujui kemudian disalurkan kepada Pemkot oleh PT SMI sebagai Special Mission Vehicle (SMV) Kemenkeu dengan menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Baca Juga: MAKI Tanggapi Temuan BPK atas Proyek Peningkatan Jalan SMP 14 Lubuklinggau

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X