• Rabu, 29 Juni 2022

Mengapa K.H. Said Aqil Siradj 'Diluruskan' Yenny Wahid? Kok Bisa Sih?

- Kamis, 28 Oktober 2021 | 19:37 WIB
Yenny Wahid turut serta dalam pembukaan Pameran Jogja International Disability Arts Biennale 2021, di Galeri R.J. Katamsi ISI Yogyakarta (Instagram/yennywahid)
Yenny Wahid turut serta dalam pembukaan Pameran Jogja International Disability Arts Biennale 2021, di Galeri R.J. Katamsi ISI Yogyakarta (Instagram/yennywahid)

KLIKANGGARAN-- Sebagaimana yang sudah disiarkan pada kanal YouTube NU Channel pada Minggu (17/10/21), dalam acara Pelantikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tegal, K.H. Said Aqil Siradj, Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), mengatakan bahwa semua permasalahan agama di Tegal harus dipegang oleh NU.

K.H. Said Aqil Siradj kala itu mengungkapkan pula bahwa jika bukan dipegang oleh NU, maka akan jadi salah.

Ungkapan K.H. Said Aqil Siradj tersebut jelas akan mengundang pro dan kontra dari berbagai pihak.

Beragam komentar pun dipastikan akan banyak bertebaran dari masyarakat, terutama warganet yang menyimak perkataan Said Aqil Siradj tersebut.

Baca Juga: PCR sebagai Syarat Perjalanan, Adakah Lonjakan Covid-19 Gelombang Tiga?

Mengutip pikiranrakyat.com, dalam artikel "Yenny Wahid Sentil Said Aqil Siradj yang Sebut Jabatan Agama Harus Dipegang NU", Yenny Wahid menanggapi pernyataan Said Aqil Siradj yang menyebut jabatan agama harus dipegang orang NU.

Menurut Yenny Wahid, Said Aqil Siradj berbicara seperti itu karena subjektivitas terhadap kelompoknya.

"Tentu semua orang punya subjektivitas. Kalau kelompok saya yang megang suatu posisi, pasti (dianggap) sudah paling benar," ucap Yenny Wahid dalam acara talk show yang tayang di kanal Youtube Karni Ilyas Club pada 27 Oktober 2021.

Baca Juga: Cerita Mistis dari Bali, Sakralnya Pemujaan pada Ratu Ayu Mas Subandar

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X