• Rabu, 1 Desember 2021

Penanganan Limbah TTM Blok Rokan dengan Sekop dan Cangkul Dinilai Lecehkan Ilmu Pengetahuan

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:09 WIB
Penanganan Limbah TTM Blok Rokan (Dok.klikanggaran.com/YUS)
Penanganan Limbah TTM Blok Rokan (Dok.klikanggaran.com/YUS)

KLIKANGGARAN - Mencuatnya keterangan penanganan pencemaran limbah tanah terkontaminasi minyak (TTM) di Wilayah Kerja Blok Rokan di Provinsi Riau. menurut Ahli Lingkungan Hidup UIN, Suska DR Elviriadi, merupakan sebuah pelecehan terhadap ilmu pengetahuan.

"Di era di mana ilmu pengetahuan dan teknologi sudah berkembang sangat pesat seperti sekarang ini, kita malah masih mendengar penananganan pencemaran limbah TTM dilakukan hanya dengan menggunakan sekop dan cangkul. Saya ingin mengatakan, sekop dan cangkul untuk recovery TTM itu adalah Abuse of Knowledge," ungkap Elviriadi, Selasa, 26 Oktober 2021.

Elviriadi juga mengatakan, negeri kita mengalami krisis birokrat yang berintegritas, politisi yang berintegritas, dan akademisi yang jujur, tapi progresif.

Baca Juga: Sudah Dipulihkan Chevron, tapi Lahan Tercemar TTM Ini Menjadi Tandus dan Tak Bisa Ditanami Lagi

"Karena itu supervisi dan kontrol perusahaan ekstraktif di bidang kehutanan, LH dan lain-lainnya tidak berjalan baik," ungkap peraih gelar Doktor Jurusan Manajemen Lingkungan Hidup dari Universiti Kebangsaan Malaysia ini.

Elviriadi membeberkan, dalam sidang-sidang kasus kebakaran hutan dan lahan atau Karhutla, ia sering mengungkapkan, azas-azas Undang Undang Nomor 32 Tahun 2009 terutama pasal 2, tidak pernah ada di lapangan.

Baca Juga: Database PBB-P2 Pemkab Bekasi Bermasalah, SPPT Sebesar Rp5,4 Miliar Berpotensi Tidak Tertagih

"Kelestarian, keterpaduan, kearifan lokal, partisipatif, otonomi daerah, dan seterusnya tidak ada dalam praktek,” katanya.

“Karena itu, siapa yang kuat dia bebas mengeksploitasi sekaligus merusak lingkungan hidup di Bumi Riau dan Indonesia pada umumnya," tutup pria yang pernah menjadi pemakalah pada Society of Ethnobiology Conference tahun 2011 silam di Colombus, Ohio, Amerika Serikat ini.(hen)*

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X