• Sabtu, 27 November 2021

Pakar Lingkungan Hidup: Kementerian LHK Gelagapan Hadapi Gugatan Limbah TTM Blok Rokan

- Rabu, 1 September 2021 | 18:39 WIB
Pakar Lingkungan Hidup di Riau, Dr Elviriadi (Dok.klikanggaran.com)
Pakar Lingkungan Hidup di Riau, Dr Elviriadi (Dok.klikanggaran.com)

Pekanbaru, Klikanggaran.com - Pakar Lingkungan Hidup di Riau, Dr Elviriadi, menilai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK) RI gelagapan menghadapi Gugatan Lingkungan Hidup yang diajukan LPPHI di PN Pekanbaru.

Ia menyampaikan, hal itu menyusul tidak kunjung memenuhi unsur formilnya kuasa hukum Kementerian LHK di hadapan majelis hakim PN Pekanbaru Selasa (31/8/2021) kemaren. Padahal persidangan itu merupakan persidangan yang ketiga.

Seperti diketahui sebelumnya, pada sidang pertama yang berlangsung pada 27 Juli 2021, kuasa hukum Kementerian LHK tak memenuhi kelengkapan surat kuasa. LPPHI mendaftarkan gugatan tersebut ke PN Pekanbaru pada 6 Juli 2021. Sesuai ketentuan, sejak saat itu panitera PN Pekanbaru sudah mengirimkan pemberitahuan kepada para pihak tergugat.

Baca Juga: FLS2N 2021 Bertema Seni Pulihkan Negeri, Peserta Didik Berjuang di Tengah Pandemi

"Ini kan, memperlihatkan mereka gelagapan dan sangat tidak siap menghadapi gugatan ini. Perlu juga penggugat mengajukan keberatan ke hadapan majelis hakim. Sebab ini kan, sudah seperti ada unsur kesengajaan untuk melalaikan kewajiban mereka memenuhi formil di pengadilan yang juga sudah diingatkan Majelis Hakim," tutur Elviriadi kepada wartawan, Rabu (1/9/2021).

Elviriadi juga mengungkapkan, ketidaksiapan KLHK itu bisa dianggap sebagai sebuah langkah kemenangan bagi penggugat di hadapan majelis hakim.

"Bisa saja penggugat menyampaikan keberatan pada sidang berikutnya atau dalam kesempatan yang diberikan majelis hakim atas kelalaian KLHK tersebut," ujar Elviriadi.

Menurutnya, sikap KLHK tersebut juga tentunya menjadi catatan hukum tersendiri bagi masyarakat luas yang memantau jalannya persidangan Gugatan Lingkungan Hidup dari LPPHI terkait dengan permasalahan limbah Tanah Terkontaminasi Minyak di Blok Rokan di Provinsi Riau.

Baca Juga: Penjualan Madu Perum Perhutani pada KPH Bogor Berpotensi Merugikan Perusahaan Sebesar Rp 844 Juta Lebih

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Miris! Adik Kakak Bergantian Sepatu di Sekolah

Rabu, 24 November 2021 | 21:12 WIB
X