• Rabu, 1 Desember 2021

Sudah Dipulihkan Chevron, tapi Lahan Tercemar TTM Ini Menjadi Tandus dan Tak Bisa Ditanami Lagi

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 20:56 WIB
Sudah Dipulihkan Chevron, lahan tercemar TTM ini jadi tandus dan tak bisa ditanami lagi (Dok.klikanggaran.com/YUS)
Sudah Dipulihkan Chevron, lahan tercemar TTM ini jadi tandus dan tak bisa ditanami lagi (Dok.klikanggaran.com/YUS)

KLIKANGGARAN - Warga Kabupaten Bengkalis, Martianus Sinurat, membeberkan pelaksanaan pemulihan lingkungan hidup yang selama ini dilakukan PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) di Wilyah Kerja Migas Blok Rokan di Provinsi Riau.

Lahan milik Martianus Sinurat menjadi tandus pasca didipulihkan oleh Chevron. Terlihat tanaman sawit yang sudah hampir dua tahun, tapi tidak tumbuh subur.

Martinus sudah tak sabar menanti hasil proses sidang mediasi yang sedang berjalan di Pengadilan Negeri Pekanbaru antara Penggugat dari LPPHi melawan tergugat 1 PT Chevron Pasifik Indonesia. Tergugat 2 adalah SKKMigas, Tergugat 3 Kementerian LHK dan Gubernur Riau sebagai Tergugat 4.

Baca Juga: Pemanfaatan Lahan Belum Diperjanjikan, PT Inhutani II Berpotensi Kehilangan Pendapatan dan Lahan

"Pemulihan yang dilakukan CPI selama ini yang dirasakan masyarakat hanya metode menggali, mengangkut lalu menimbun bekas limbah," ungkap Martianus, Selasa, 26 Oktober 2021 malam.

Martibus mengatakan, timbul masalah erosi di lahan yang ditimbun, serta bekas timbunan tidak lagi subur alias jadi tandus.

"Tidak layak lagi dikelola untuk kebun. Perlu proses panjang agar tanah kembali subur. Sementara kompensasi tidak sesuai undang undang," tukas Martianus Sinurat.

Baca Juga: Cerita Mistis di Parangkusumo, Kisah Para Pengabdi Ratu Pantai Selatan

Menurut Martianus Sinurat, ganti rugi yang diberikan CPI hanya berdasarkan kajian KJPP atau konsultan yang ditunjuk CPI.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X