• Kamis, 8 Desember 2022

Inilah Sosok dan Tokoh Berpengaruh Herawati Diah yang Terpajang di Google Doodle, Siapakah Sebenarnya?

- Minggu, 3 April 2022 | 07:34 WIB
Google Doodle Herawati Diah (Tangkap Layar Google)
Google Doodle Herawati Diah (Tangkap Layar Google)

Setelah itu, atas dorongan ibunya, Herawati berangkat ke Amerika Serikat untuk belajar sosiologi di Barnard College yang berafiliasi dengan Universitas Columbia, New York dan lulus pada tahun 1941.

Baca Juga: Tampil di Google Doodle, Ini Sekilas tentang Ismail Marzuki

Ia pulang ke Indonesia pada 1942 dan kemudian bekerja sebagai wartawan lepas kantor berita United Press International (UPI). Kemudian ia bergabung sebagai penyiar di radio Hosokyoku.

Ia menikah dengan B.M. Diah, yang saat itu bekerja di koran Asia Raja. Pada 1 Oktober 1945, B.M. Diah mendirikan Harian Merdeka. Herawati juga terlibat dalam pengembangan harian tersebut.

Pada tahun 1955, Herawati dan suaminya mendirikan The Indonesian Observer, koran berbahasa Inggris pertama di Indonesia.

Koran itu diterbitkan dan dibagikan pertama kali dalam Konferensi Asia Afrika di Bandung, Jawa Barat, tahun 1955.
The Indonesian Observer bertahan hingga tahun 2001, sedangkan koran Merdeka berganti tangan pada akhir tahun 1999.

Di usianya yang sudah senja, Herawati masih aktif menekuni hobinya bermain bridge dua kali seminggu.

Bahkan, ia masih mengikuti turnamen bridge. Ia mengatakan, dengan bermain bridge, kemampuan otak akan terus terasah dan mencegah kepikunan.

Herawati Diah meninggal pada tanggal 30 September 2016 di Rumah Sakit Medistra, Jakarta, karena usia yang sudah sepuh dan mengalami pengentalan darah.

Ia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, di samping makam suaminya, B.M. Diah.

Halaman:

Editor: Kitt Rose

Sumber: Wikipedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ini Caranya Cek Hasil Pengumuman SNMPTN 2022

Selasa, 29 Maret 2022 | 15:26 WIB

Ibadah Terasa Berat? Lawan dengan Hakikat Ini!

Sabtu, 19 Maret 2022 | 22:26 WIB
X