• Jumat, 9 Desember 2022

Kartu Prakerja: Kecap Manis Cap Layangan Putus

- Sabtu, 30 Mei 2020 | 16:26 WIB
Prakerja Jokowi
Prakerja Jokowi


Jakarta,Klikanggaran.com - Sejak awal saya sudah siap menghadapi kenyataan kritik terhadap anggaran Rp5,6 triliun untuk membeli video pelatihan Kartu Prakerja bakal direspons pemerintah dengan masuk kuping kiri keluar kuping kanan.


Itu biasa terjadi dan sering saya alami dalam suatu isu yang patut diduga kental perkawinan kepentingan bisnis dan politiknya.


Apalagi kuenya jumbo. Anggarannya hampir sebesar total insentif tenaga medis COVID-19 (Rp5,9 triliun) yang sejak 3 bulan lalu dijanjikan Presiden Jokowi tapi belum dibayarkan hingga sekarang. Bahkan lebih besar dari utang yang kemarin disetujui Bank Dunia untuk program Indonesia COVID-19 Emergency Response sebesar Rp3,6 triliun.


Evaluasi yang katanya sedang dilakukan, dugaan saya tidak akan mengubah model jualan video pelatihan dalam program Kartu Prakerja.


Gelagatnya mudah dibaca. Jelang gelombang 4 dibuka, tampilah Bencoolen Coffee dengan tawaran pelatihan 10.000 barista merdeka dan usaha kopi pemula melalui Kartu Prakerja. Sampai dijanjikan akses permodalan, yang diklaim hal itu membedakan dia dengan jenis pelatihan Prakerja lainnya. Kelihatannya ada persaingan ketat di antara vendor pelatihan.


Orang-orang itu (termasuk Manajemen Pelaksana) macam hidup di Merkurius, seperti tidak peduli apa kata KPPU, Ombudsman, BPK, KPK tentang Kartu Prakerja, yang berpotensi jadi perkara hukum. Semacam tidak dengar juga kritik dari publik.


Ya, kopi adalah satu hal, sementara membeli video/webinar pelatihan kopi Rp300.000 (sesuai harga yang tercantum di Skill Academy dan Maubelajarapa) menggunakan dana APBN adalah hal lain. 100.000 peserta x Rp300.000 = Rp30.000.000.000. Komisi 30% = Rp9.000.000.000. Bagaimana jika jutaan peserta? Menang banyak, bung!


Mengapa kopi dimajukan? Mungkin karena tahu Presiden Jokowi terobsesi barista (kopi), selain coding, programming, dan chef.


Namun sejak tahun lalu kopi memang trending di kalangan startup. Bahasa kerennya revolusi kopi gelombang ketiga.

Halaman:

Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

Keniscayaan Pemberantasan Peredaran Narkoba

Sabtu, 19 November 2022 | 20:20 WIB

Perubahan Pola Marketing

Jumat, 14 Oktober 2022 | 22:31 WIB

Napoleon Saja Dikalahkan Rusia, Apalagi...

Senin, 19 September 2022 | 21:38 WIB

Pesantren, Pseudo Pesantren, dan Tantangannya

Jumat, 16 September 2022 | 21:26 WIB

Cara Menghadirkan Sebanyak Mungkin Polisi di Lapangan

Kamis, 25 Agustus 2022 | 08:07 WIB

Pemilu 2024 dan Pendidikan Politik Kaum Milenial

Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:22 WIB

Refleksi Hari Kemerdekaan, Kaum Muda Bisa Apa?

Rabu, 17 Agustus 2022 | 21:38 WIB

SATGASSUS

Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:45 WIB
X