• Minggu, 5 Desember 2021

Netizen Bilang, Pembangunan Masjid Pun Dikorupsi, Sekarang MUI: Rumah Allah Pun Dikorupsi

- Jumat, 24 September 2021 | 22:09 WIB
Kompleks Pembangunan Masjid Sriwijaya (Iyan Lingau)
Kompleks Pembangunan Masjid Sriwijaya (Iyan Lingau)


Palembang, Klikanggaran.com-- Dugaan mega skandal korupsi terkait dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya mengundang geram banyak orang. Dimana pada awal kasus ini mencuat, banyak netizen menyindir "pembangunan masjid pun dikorup". Sekarang giliran Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang angkat bicara.

MUI mengaku tak habis pikir proyek pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), diduga dikorupsi. MUI menilai korupsi dana pembangunan masjid tak bisa diterima akal sehat.

MUI menilai, korupsi semakin terorganisir dan rapi. Korupsi bisa dilakukan pengusaha hingga pejabat negara sekaliber menteri.

"Dana yang dikorupsi semua tidak lagi terpilah dari proyek sarana olahraga, bantuan sosial, pengadaan kitab Al-Qur'an, hingga dana hibah pembangunan masjid. Jadi tidak ada lagi yang ditabukan, semuanya bila bisa dikorup ya dikorupsi," kata Wakil Sekjen MUI Bidang Hukum dan HAM, Ikhsan kepada wartawan, Kamis (23/9/2021) seperti dilansir dari detik.com.

Baca Juga: Hengky Kurniawan Gratiskan 3 Mobil Dinasnya bagi Warga yang Mau Nikah

Terbongkarnya dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya senilai Rp 130 miliar melengkapi deretan kejahatan korupsi di Indonesia. Para koruptor, tak memandang dana apa yang diambil untuk kantong pribadinya.

"Bahkan pembangunan rumah Allah, yakni masjid pun dikorupsi. Sesuatu hal di luar batas moral dan nilai religiusitas yang kita junjung tinggi. Sepertinya sulit diterima akal sehat apalagi secara moral dana hibah untuk pembangunan masjid kok dikorupsi juga," ucapnya.

Ikhsan menilai, para tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Masjid Sriwijaya harus diberi hukuman berat. Bila perlu, katanya, para koruptor harus dihukum mati agar memberi efek jera.

Baca Juga: Tata Kelola BB Termasuk Uang Sitaan di KPK Bermasalah, Inikah Penyebabnya?

"Hukuman yang berat bila perlu untuk korupsi bansos dan dana hibah pembangunan masjid bila terbukti wajib dihukum mati, agar ada efek jera. Korupsi itu merusak generasi dan menghancurkan keberlangsungan kebaikan bagi manusia," ujarnya.*

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: detik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X