• Senin, 18 Oktober 2021

Kasus Masjid Sriwijaya, MAKI Singgung Kemungkinan Keterlibatan Oknum DPRD

- Kamis, 23 September 2021 | 06:16 WIB
Kantor DPRD Provinsi Sumsel (dok. Palembang baru)
Kantor DPRD Provinsi Sumsel (dok. Palembang baru)


Palembang, Klikanggaran.com-- Publik Sumsel kembali dikejutkan dengan perkembangan dugaan kasus Masjid Sriwijaya. Dimana, pada Rabu (22/09/21) Kejati Sumsel kembali menetapkan beberapa orang tersangka yang berkaitan dengan pengembangan kasus tersebut. Salah satunya, mantan Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin.

Padahal, pekan lalu, politisi Partai Golkar itu baru saja ditetapkan sebagai tersangka perihal dugaan korupsi di Perusahaan Daerah (PDPDE) Sumsel oleh Kejagung RI. Itu artinya Alex dihadapi pada dua dugaan kasus besar, pertama soal PDPDE dan Masjid Sriwijaya.

Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) perwakilan Sumatera Selatan (Sumsel), menyinggung adanya kemungkinan keterlibatan pihak lain pada dua kasus tersebut, PDPDE dan Masjid Sriwijaya.

Baca Juga: PDPDE Sumsel Dianggap Lumbung PAD, Bak Gadis Cantik Dirudapaksa

Untuk itulah, MAKI Sumsel meminta Kejati Sumsel juga harus berani mengungkap aktor lain yang terlibat pada perkara korupsi PDPDE Sumsel dan Masjid Sriwijaya.

"Pada perkara PDPDE Sumsel, disana ada orang-orang besar yang belum tersentuh dan terungkap," ujar Koordinator MAKI Sumsel, Ir Ambrizal Aroni dalam penjelasannya pada Klikanggaran.com, Rabu (22/09/21) saat dikonfirmasi perihal pemotongan seekor kambing di depan Kejati Sumsel.

"Sedangkan perkara Masjid Sriwijaya, Kejati Sumsel harus tegas mengungkap kasus tersebut, kemungkinan ada oknum DPRD, karena keterlibatan peran mereka dalam pengesahan anggaran. Selain itu, Ahmad Najib selaku Asisten Masjid Sriwijaya menandatangani NPHD belum tau kelanjutannya, belum lagi Biro Hukum dan Bagian Asset," paparnya.

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Microsoft Tutup Aplikasi LinkedIn di China, Kenapa ya?

Minggu, 17 Oktober 2021 | 23:14 WIB
X