• Sabtu, 25 Juni 2022

Halaqoh Ketenagaankerjaan dan Muspimnas K-SARBUMUSI 2022

- Senin, 21 Maret 2022 | 07:22 WIB
Halaqoh Ketenagaankerjaan dan Muspimnas K-SARBUMUSI 2022 (Klikanggaran/Istimewa)
Halaqoh Ketenagaankerjaan dan Muspimnas K-SARBUMUSI 2022 (Klikanggaran/Istimewa)

KLIKANGGARAN--Konfederasi Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (K-SARBUMUSI) telah menyelenggarakan acara "Halaqoh Ketenagakerjaan dan Musyawarah pimpinan nasional (MUSPIMNAS) Tahun 2022". Acara berlangsung di Hotel Mercure Karawang, Jalan Galuh Mas Teluk Jambe Karawang Jawa Barat. Rangkaian kegiatan berlangsung sejak hari Jum'at-Minggu, tanggal 18-20 Maret 2022.

Pembukaan halaqoh dan Muspimnas berlangsung meriah tetapi khidmat dihadiri tidak kurang dari 250 orang peserta yang terdiri dari pengurus Dewan Pimpinan Pusat K-Sarbumusi, para Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Se-Indonesia dan para Ketua Federasi serta Afiliasi yang bergabung di Konfederasi Sarbumusi.

Hadir memberi sambutan secara virtual dalam pembukaan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Dr. Ida Fauziah yang tidak bisa hadir secara langsung di tempat acara karena bersamaan dengan kegiatan di Mandalika Nusa Tenggara Barat. Kegiatan dibuka oleh Ketua PBNU yang membidangi ketenagakerjaan KH. Umar Syah.

Halaqoh Ketenagakerjaan menghasilkan beberapa poin rekomendasi diantaranya:

Baca Juga: Mengenal ASM: Manfaat Polis dan Cara Klaimnya

1. Mengusulkan kepada pemerintah, para pembuat kebijakan, serta stakeholder ketenagakerjaan lainnya agar kedepan bisa merumuskan kebijakan ada alokasi saham perusahaan yang diperuntukan bagi peningkatan kesejahteraan karyawan. Dengan demikian karyawan akan bisa merasakan dan mengambil manfaat setiap kemajuan perusahaan, sehingga tidak selalu dihadapkan pada tuntutan kenaikan upah setiap tahun.

2. Mendukung upaya yang dilakukan oleh BP Jamsostek dan Pemerintah (Kementerian Ketenagakerjaan) meningkatan perlindungan sosial terhadap para pekerja melalui Jaminan Sosial, serta mendorong agar bisa menyasar lebih banyak kepada para pekerja informal.

3. Mendorong pemerintah dan stakeholder ketenagakerjaan untuk bersama-sama meningkatkan kualitas dan produktivitas tenaga kerja Indonesia melalui berbagai program skilling, reskilling dan upskilling.

Baca Juga: MotoGP: Pawang Hujan 'THANK YOU for stopping the rain!', Bagaimana dengan Teknologi Modifikasi Cuaca?

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Remaja Mushola, PD Tampil sebagai MC

Jumat, 10 Juni 2022 | 19:38 WIB

Pesantren Kilat: Singkat, tetapi Bermakna

Kamis, 9 Juni 2022 | 15:30 WIB
X