• Jumat, 12 Agustus 2022

Sejarawan, Lilik Suharmaji: Bentuk Poros Pedagangan Giyanti dan Jatisari

- Senin, 14 Februari 2022 | 11:32 WIB
Rombongan Pusam dan Agsi DIY-Jatim bersama Pihak Yayasan Giyanti Kerten Karanganyar (Dok. Istimewa)
Rombongan Pusam dan Agsi DIY-Jatim bersama Pihak Yayasan Giyanti Kerten Karanganyar (Dok. Istimewa)

KLIKANGGARAN -- Pusam (Pusat Studi Mataram) bekerjasama dengan AGSI DIY Minggu, 13 Pebruari 2022 melakukan kunjungan dan diskusi sejarah Giyanti bertajuk "Membedah Perjanjian Giyanti".

Acara ini dalam rangka peringatan 267 tahun perjanjian Giyanti di Dukuh Kerten, Desa Jantiharjo, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Karanganyar. Turut hadir dalam acara itu anggota AGSI Jawa Timur.

Rombongan disambut oleh bapak Yohanes Sigit Pranowo, SH selaku pihak Yayasan Giyanti Kerten Karanganyar.

Memang pada hari itu bertepatan dengan ulang tahun perjanjian Giyanti sehingga lokasinnya penuh dengan perayaan yang juga menghadirkan bazar dan wahana mainan anak-anak untuk menghibur warga di sekitar lokasi perjanjian Giyanti.

Baca Juga: Siapa dan Kenapa Nama Muskan Khan Viral di Seluruh Dunia? Simak Kronologisnya

Lilik Suharmaji, selaku sejarawan yang didapuk sebagai narasumber dalam diskusi dan kunjungan ke Giyanti menuturkan bahwa ada baiknya poros Pedagangan Grobogan, Giyanti dan Jatisari ini dikembangkan dan dijadikan tempat sebagai saksi situs sejarah dalam perjalanan perjanjian Giyanti, sehigga dapat dikenal masyarakat luas.

Lilik menambahkan bahwa tanpa adanya Desa Pedagangan Grobogan tentu tidak ada Perjanjian Giyanti karena di Desa Pedagangan Grobogan itulah tempat bertemunya Gubernur Pantai Timur Jawa Nicolaas Hartingh dengan Pangeran Mangkubumi berdiskusi tawar menawar untuk mencapai kesepekatan perdamaian yang diwujudkan dalam sebuah perjanjian Giyanti untuk mengakhiri perang Suksesi Jawa III selama 9 tahun.

Sementara itu Giyanti adalah tepat penandatanganan antara pihak Surakarta, Yogyakarta dan Kompeni Belanda yang turut tanda tangan sebagai saksinya. Kedua kerajaan itu masing-masing diwakilkan olek para pembesarnya dan dipihak Kompeni Belanda diwakili oleh Gubernur Hartingh.

Baca Juga: Apakah Setan yang Terbuat dari Api Neraka Rasakan Panas ketika Dimasukkan ke Neraka? Simak Jawaban Gus Baha

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gugatan Presidential Threshold Serba Dilema

Kamis, 7 Juli 2022 | 13:53 WIB

Remaja Mushola, PD Tampil sebagai MC

Jumat, 10 Juni 2022 | 19:38 WIB
X