• Rabu, 1 Desember 2021

Emang Janji pada Rakyat Boleh Direvisi? Anu, ya... Kereta Cepat Jakarta Bandung 'kan Anu

- Senin, 11 Oktober 2021 | 08:35 WIB
Ilustrasi: rel kereta api (Pixabay/Free-Photos )
Ilustrasi: rel kereta api (Pixabay/Free-Photos )

Jakarta, Klikanggaran.com-- Saat dalam perencanaan hingga awal-awal pembangunannya, ada yang berjanji, lho, bahwa tidak akan pakai uang rakyat sepeser pun untuk biaya proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung.

Proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung, yang pada awalnya digadang-gadang akan dikerjakan Jepang itu, seluruhnya dikerjakan konsorsium BUMN dan perusahaan China dengan perhitungan bisnis.

Waktu itu, dibilangnya, ""Kereta cepat tidak gunakan APBN. Kita serahkan BUMN untuk Business to Business (B to B)."

Baca Juga: Waspada !!! Ada Potensi Hujan Disertai Kilat dan Angin Kencang Sore jelang Malam di Jaktim dan Jaksel

Lebih tegas lagi dikatakannya, "Kita tidak ingin beri beban pada APBN. Jadi, sudah saya putuskan bahwa kereta cepat itu tidak gunakan APBN. Tidak ada penjaminan dari pemerintah. Oleh sebab itu, saya serahkan kepada BUMN untuk melakukan yang namanya B to B, bisnis."

Ada yang masih ingatkah?

Jadi, pernyataan-pernyataan tadi adalah janji Presiden Jokowi dulu.

Tapi, sekarang Jokowi mengizinkan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung kini untuk didanai APBN.

Izin tersebut diberikan setelah Presiden Jokowi meneken Perpres terbaru sebagai revisi yang lama.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Oleh-oleh Kunjungan Yaqut Cholil Qoumas ke Arab Saudi

Senin, 29 November 2021 | 13:41 WIB

Geram! Jokowi Klaim Pernah Tegur Keras Dirut Pertamina

Senin, 22 November 2021 | 12:44 WIB

Di Mata KPK, Kemensos Adalah Kementerian yang Strategis

Selasa, 16 November 2021 | 20:03 WIB

Fatwa MUI: Perdagangan Kripto Adalah Haram

Jumat, 12 November 2021 | 16:47 WIB
X