• Rabu, 5 Oktober 2022

Kalashnikov Grup Akan Persenjatai Pasukan Rusia dengan Senapan Termutakhir dan Tercanggih di Dunia

- Senin, 15 Agustus 2022 | 13:35 WIB
Sebuah senapan mesin PPK-20 didemonstrasikan pada pameran 'ARMY-2021' di wilayah Moskow, Rusia, pada 23 Agustus 2021 (Sputnik / Ramil Sitdikov)
Sebuah senapan mesin PPK-20 didemonstrasikan pada pameran 'ARMY-2021' di wilayah Moskow, Rusia, pada 23 Agustus 2021 (Sputnik / Ramil Sitdikov)

KLIKANGGARAN -- Kalashnikov Grup adalah produsen peralatan industri, medis, dan khusus yang telah mengekspor produknya ke lebih dari 27 negara di seluruh dunia.

Baru-baru ini, Kalashnikov Grup mengumumkan akan memasok pasukan Rusia dengan senapan mesin ringan PPK-20 dan senapan penembak jitu.

Kata Kalashnikov Grup, kedua jenis senapan tersebut merupakan persenjataan mutakhir dan diklaim sebagai persenjataan terbaik di dunia.

“Kami percaya itu adalah pistol mesin terbaik di dunia selama 20 tahun ke depan,” kata kepala produsen Kalashnikov Grup, Alan Lushnikov, kepada wartawan, menggambarkan PPK-20.

Baca Juga: Perguruan Tinggi Tidak Lagi Hanya Angan, Mahasiswa KKN Sosialisasikan Beasiswa untuk Perguruan Tinggi

Data yang diberikan oleh perusahaan menunjukkan bahwa ia mampu menembakkan 800 peluru per menit.

Menurut media Rusia, peluru yang ditembakkan dari meriam memiliki kecepatan hampir 470 meter per detik dan mampu menembus pelindung tubuh tingkat IIIA – salah satu kelas pelindung tertinggi untuk perlindungan lunak ringan yang dapat disembunyikan.

Pistol mesin beratnya hanya di bawah 3kg, memiliki moderator suara, dan antarmuka rel pemasangan standar yang mirip dengan rel Picatinny yang digunakan dalam senjata Barat.

PPK-20 pertama kali dipresentasikan oleh Kalashnikov di pameran ARMY 2021 tahun lalu.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rekomendasi Berbagai Rak Kamar Mandi

Sabtu, 17 September 2022 | 10:46 WIB

CEO FedEx: Ekonomi Global Sedang Menuju Resesi

Sabtu, 17 September 2022 | 07:52 WIB

Kinerja Moncer Pelindo Pasca Merger

Rabu, 20 Juli 2022 | 12:56 WIB

Impor Energi China dari Rusia Terus Melonjak!

Jumat, 20 Mei 2022 | 21:38 WIB
X