Rusia Membatasi Ekspor Gas Penting untuk Produksi Chip

- Kamis, 2 Juni 2022 | 21:42 WIB
Ilustrasi: Chip (Pixabay/zathris)
Ilustrasi: Chip (Pixabay/zathris)

KLIKANGGARAN-- Rusia telah membatasi ekspor gas mulia, termasuk neon, sebagai tanggapan yang jelas terhadap sanksi putaran kelima yang dijatuhkan oleh UE pada bulan April.

Keputusan pemerintah yang diterbitkan pada Selasa itu menyebutkan hingga 31 Desember tahun ini ekspor barang mulia, dan lain-lain, akan mendapat persetujuan pemerintah, berdasarkan rekomendasi Kementerian Perindustrian dan Perdagangan.

Gas mulia atau inert, seperti neon, argon, xenon, dan lainnya, sangat penting untuk proses pembuatan semikonduktor.

Semikonduktor digunakan untuk membuat microchip yang dibutuhkan untuk gadget, mobil, dan peralatan rumah tangga.

Baca Juga: Akhirnya Terungkap Ternyata Biden Meremehkan Krisis Susu Formula Bayi di Negaranya

Pada bulan April, UE melarang ekspor semikonduktor, mesin, dan peralatan lainnya senilai €10 miliar ke Rusia sebagai bagian dari paket sanksi kelima.

Menurut surat kabar Izvestia, mengutip sumbernya di pemerintahan, Moskow ingin mengingatkan negara-negara yang disebut 'tidak ramah' bahwa mereka juga bergantung pada ekspor Rusia dalam hal manufaktur semikonduktor.

Rusia memasok hingga 30% dari neon yang dikonsumsi secara global, kata Izvestia.

Telah terjadi kelangkaan semikonduktor global sejak awal pandemi virus corona, yang disebabkan oleh masalah rantai pasokan dan penghentian sementara produksi. Konflik di Ukraina semakin memperburuk masalah.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Setelah Amazon, Cisco Berhentikan 700 Karyawan!

Minggu, 8 Januari 2023 | 19:38 WIB

Review Mario Kart 8 Deluxe

Sabtu, 24 Desember 2022 | 17:20 WIB

Spesifikasi dari Realme 10 yang Cocok untuk Siapa Saja

Sabtu, 12 November 2022 | 09:21 WIB

Gebrakan Elon Musk: Vine Akan Diaktifkan Lagi?

Rabu, 2 November 2022 | 21:42 WIB

Rekomendasi Berbagai Rak Kamar Mandi

Sabtu, 17 September 2022 | 10:46 WIB

CEO FedEx: Ekonomi Global Sedang Menuju Resesi

Sabtu, 17 September 2022 | 07:52 WIB
X