• Senin, 15 Agustus 2022

Rusia Membatasi Ekspor Gas Penting untuk Produksi Chip

- Kamis, 2 Juni 2022 | 21:42 WIB
Ilustrasi: Chip (Pixabay/zathris)
Ilustrasi: Chip (Pixabay/zathris)

KLIKANGGARAN-- Rusia telah membatasi ekspor gas mulia, termasuk neon, sebagai tanggapan yang jelas terhadap sanksi putaran kelima yang dijatuhkan oleh UE pada bulan April.

Keputusan pemerintah yang diterbitkan pada Selasa itu menyebutkan hingga 31 Desember tahun ini ekspor barang mulia, dan lain-lain, akan mendapat persetujuan pemerintah, berdasarkan rekomendasi Kementerian Perindustrian dan Perdagangan.

Gas mulia atau inert, seperti neon, argon, xenon, dan lainnya, sangat penting untuk proses pembuatan semikonduktor.

Semikonduktor digunakan untuk membuat microchip yang dibutuhkan untuk gadget, mobil, dan peralatan rumah tangga.

Baca Juga: Akhirnya Terungkap Ternyata Biden Meremehkan Krisis Susu Formula Bayi di Negaranya

Pada bulan April, UE melarang ekspor semikonduktor, mesin, dan peralatan lainnya senilai €10 miliar ke Rusia sebagai bagian dari paket sanksi kelima.

Menurut surat kabar Izvestia, mengutip sumbernya di pemerintahan, Moskow ingin mengingatkan negara-negara yang disebut 'tidak ramah' bahwa mereka juga bergantung pada ekspor Rusia dalam hal manufaktur semikonduktor.

Rusia memasok hingga 30% dari neon yang dikonsumsi secara global, kata Izvestia.

Telah terjadi kelangkaan semikonduktor global sejak awal pandemi virus corona, yang disebabkan oleh masalah rantai pasokan dan penghentian sementara produksi. Konflik di Ukraina semakin memperburuk masalah.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kinerja Moncer Pelindo Pasca Merger

Rabu, 20 Juli 2022 | 12:56 WIB

Impor Energi China dari Rusia Terus Melonjak!

Jumat, 20 Mei 2022 | 21:38 WIB

Bankir JPMorgan Memperingatkan Risiko Ekonomi AS

Selasa, 5 April 2022 | 07:05 WIB
X