• Minggu, 14 Agustus 2022

Kenali Inovasi MLFF, Pengemudi Tak Perlu Berhenti Saat Bayar Tol, Direncanakan Diterapkan Akhir 2022

- Minggu, 31 Oktober 2021 | 21:38 WIB
Gerbang Tol Ngurah Rai, Bali direncanakan akan menerapkan MLFF akhir 2022 (dok. Badan Pengaturan Jalan Tol Kementerian PU)
Gerbang Tol Ngurah Rai, Bali direncanakan akan menerapkan MLFF akhir 2022 (dok. Badan Pengaturan Jalan Tol Kementerian PU)


KLIKANGGARAN-- MLFF yang merupakan singkatan dari Multi Lane Free Flow sebuah sistem transaksi tol nontunai. Di mana, sistem transaksi Tol Nontunai Nirsentuh Multi Lane Free Flow (MLFF) ini direncanakan akan diterapkan pada sejumlah ruas tol di Indonesia.

Dilansir dari Badan Pengaturan Jalan Tol Kementerian PU, Sistem transaksi nontunai berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF) ini menjadi salah satu inovasi baru melalui sistem pembayaran nirsentuh dengan menciptakan suatu efisiensi, efektifitas, aman, dan nyaman dalam penerapan sistem pembayaran Jalan Tol di Indonesia.

Sistem MLFF ini menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) dan melakukan transaksi melalui aplikasi khusus jalan tol di smartphone. Selanjutnya, GPS akan menentukan lokasi yang didetrminasi oleh satelit dan proses map-matching akan berjalan di central system. Saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir, sistem akan melakukan kalkulasi tarif.

Baca Juga: Setidaknya 15 Orang Terluka setelah Serangan di Kereta Metro Tokyo yang Kebakaran, Pria dengan Pisau Ditahan

Penggunaan Global Navigation Satellite System (GNSS) banyak diterapkan di negara-negara Eropa Timur termasuk Hongaria. Manfaat lain dari kehadiran sistem transaksi MLFF ini bagi pengguna jalan tol yaitu salah satunya adalah efisiensi biaya operasi dan juga meminimalisir bahan bakar kendaraan.

Penerapan waktu transaksi di gerbang tol turun hanya menjadi 0 detik dari kegiatan transaksi gerbang tol dengan uang elektronik sebelumnya yang memakan waktu hingga sekitar 4 detik, jika dilihat terdahulu, waktu transaksi dengan uang kartal adalah sekitar 10 detik lamanya.

Semua stakeholder, yang terdiri dari Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR, ATI (Asosiasi Tol Indonesia (ATI), dan PT. Roatex Indonesia Toll System (RITS) telah melaksanakan rapat koordinasi beberapa waktu yang lalu mengenai Sistem transaksi nontunai berbasis Multi Lane Free Flow (MLFF).

Baca Juga: Kabar Gembira Buat Traveler, Taman Wisata Alam Gunung Papandayan Sudah Dibuka untuk Wisatawan

Rapat tersebut dilaksanakan secara Hybrid (online & offline) dengan mengikuti protokol kesehatan ketat di Bali yang dihadiri oleh 52 Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Rapat tersebut membahas mulai dari Regulasi, Peraturan, Sanksi dan juga masukan yang diberikan dari BUJT, sehingga diharapkan sistem tranksasi Tol Nontunai Nirsentuh MLFF ini betul - betul matang dan dapat mulai diterapkan pada 40 ruas tol di Pulau Jawa dan Bali pada akhir tahun 2022.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Misteri di Sisi Gelap Bulan Terpecahkan

Senin, 10 Januari 2022 | 06:10 WIB

Semua Bitcoin Akan Selesai Ditambang pada 2140

Senin, 13 Desember 2021 | 21:50 WIB
X