• Selasa, 30 November 2021

Mengenal Teknologi Canggih VCM Yang Diterapkan Tol Palembang-Indralaya

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 18:28 WIB
Pengerjaan jalan tol (Badan Pengaturan Jalan Tol)
Pengerjaan jalan tol (Badan Pengaturan Jalan Tol)

KLIKANGGARAN-- Mungkin kadang-kadang banyak yang bertanya kok bisa jalan tol dibangun di atas rawa-rawa yang membentang luas seperti jalan Tol Palembang-Indralaya.

Memang, di setiap pelaksanaan pembangunan Jalan Tol tentunya kadang dihadapi hambatan di lapangan mulai dari kondisi topografi yang sulit dijangkau, hingga kendala pada permukaan tanah yang akhirnya menyebabkan proses konstruksi terhambat seperti Tol Palembang-Indralaya yang melintasi daerah persawahan dan rawa-rawa.

Jalan Tol Palembang-Indralaya sendiri adalah salah satu ruas yang terletak di Sumatera Selatan dengan panjang total 22 Km. Tol Palembang-Indralaya terbagi kedalam tiga seksi, yakni Seksi I: Palembang–IC Pemulutan, Seksi II: IC Pemulutan–IC KTM Seksi III: IC KTM–Simpang–Indralaya.

Baca Juga: Vincent Verhaag Janji Kepada Jessica Iskandar dan Anaknya : Hanya Maut Yang Memisahkan Kita

Melansir Badan Pengaturan Jalan Tol Kementerian PU, pekerjaan jalan Tol Palembang-Indralaya menggunakan salah satu teknologi konstruksi untuk mempermudah dan mempercepat proses konstruksi di lapangan.

Teknologi yang digunakan, yakni Vacuum Consolidation Method (VCM). Teknologi ini merupakan terobosan baru dalam pelaksanaan konstruksi Jalan Tol di Indonesia yang sukses diterapkan pertama kali pada pelaksanaan pembangunan Jalan Tol Palembang-Indralaya.

Teknologi VCM juga merupakan perangkat teknologi yang ramah lingkungan serta meminimalisir sumber daya dan penggunaan alat berat di lapangan.

Baca Juga: Kejati Jabar Selidiki Dugaan Korupsi pada PT RG Rajawali II, Anak Perusahaan BUMN RNI

Teknologi VCM memiliki manfaat dalam mengurangi kadar air maupun kadar udara dalam tanah karena pada daerah tersebut dominasi dengan pembangunan jalan di atas tanah rawa dengan medan yang berat, sehingga memerlukan metode konstruksi khusus.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Facebook Umumkan Rebranding Menjadi Meta

Jumat, 29 Oktober 2021 | 05:57 WIB
X