• Selasa, 30 November 2021

Mengapa Bangunan Infrastruktur Sering Menggunakan Struktur Arch atau Lengkungan?

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 08:08 WIB
Jembatan Tumbang Samba, Kalteng menggunakan struktur  arch (IG/@kemenpupr)
Jembatan Tumbang Samba, Kalteng menggunakan struktur arch (IG/@kemenpupr)


KLIKANGGARAN-- Kalau kita perhatikan, ternyata banyak bangunan infrastruktur yang menggunakan struktur lengkungan atau struktur arch. Mulai dari jembatan, bendungan, atau gedung-gedung pun banyak yang menggunakan struktur lengkung ini.

Dikutip dari IG @kemenpupr, struktur lengkungan itu disebut Struktur Arch. Struktur Arch tersebut merupakan struktur yang dibentuk dari elemen garis yang membentang antara dua titik dan melengkung membentuk busur.

Secara umum struktur arch ini terdiri dari beberapa potongan kecil yang mempertahankan posisi struktur akibat adanya pembebanan.

Baca Juga: Asyiknya Berkunjung ke Museum, Yuk Coba

Struktur yang telah ada sejak zaman Mesir kuno ini punya keunggulan karena dapat menopang beban yang jauh lebih besar daripada balok horizontal.

Di era modern, penggunaan struktur arch dari baja, beton, atau kayu laminasi bisa menjadikan struktur kaku dan ringan, sehingga daya dorong horizontal terhadap penyangga kecil. Dorongan ini dapat dikurangi dengan merentangkan tali di antara ujung lengkungan.

Mengutip HMTS Unsoed, struktrur arch dapat menopang beban yang jauh lebih besar daripada balok horizontal.

Baca Juga: Denmark Open 2021: Jepang Tempatkan Empat Wakilnya di Final, Indonesia Tanpa Wakil.

Hal ini disebabkan, faktanya tekanan ke bawah pada lengkungan memiliki efek memaksa voussoir bersama-sama meneruskan beban ke arah vertikal, bukannya terpisah seperti pada balok datar.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: Instagram/@kemenpupr, HMTS Unsoed

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Facebook Umumkan Rebranding Menjadi Meta

Jumat, 29 Oktober 2021 | 05:57 WIB
X