• Rabu, 27 Oktober 2021

Munir: Kematiannya Meninggalkan Banyak Misteri

- Selasa, 7 September 2021 | 17:59 WIB
Munir, hari ini 17 Tahun kematiannya (Klikanggaran/DodiBudiana)
Munir, hari ini 17 Tahun kematiannya (Klikanggaran/DodiBudiana)

Jakarta, Klikanggaran--Saat ini tepat 17 tahun lalu Munir berangkat dari Indonesia menuju Amsterdam Belanda dalam rangka studi.

Namun, nasib naas menyapa Munir yang justru kehilangan nyawa saat dalam perjalanan.

Munir dinyatakan meninggal pada 7 September 2004 pagi di Pesawat Garuda GA-974 kursi 40-G.

Saat itu, Munir sedang menuju Amsterdam untuk melanjutkan studi di Universitas Ultrecht.

Baca Juga: Warga di Tegal Serbu Gerai Vaksinasi Merdeka Yang Digelar Polres Tegal Kota

Dua bulan pasca kejadian, Kepolisian Belanda memastikan ayah dua anak itu dibunuh menggunakan racun arsenik.

Racun arsenik disebutkan senyawa kimia yang bisa terbuat secara alami (organik) maupun buatan (anorganik).

Senyawa kimia ini tidak memiliki warna, bau, maupun rasa, sehingga sangat sulit untuk dideteksi keberadaannya dalam suatu tempat.

Senyawa ini banyak dimanfaatkan untuk kegiatan pertambangan dan industri. Jadi, racun ini banyak mengancam masyarakat yang tinggal di daerah industri.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Demo BEM SI : Tujuh Tahun Jokowi Menghianati Rakyat

Kamis, 21 Oktober 2021 | 15:39 WIB

Munir: Kematiannya Meninggalkan Banyak Misteri

Selasa, 7 September 2021 | 17:59 WIB

Petahana Kuasai 55% Perolehan Suara di PSU PALI

Rabu, 21 April 2021 | 16:23 WIB
X