• Selasa, 7 Februari 2023

5 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Puskesmas Bungku, Diboyong Kembali ke Polda Jambi

- Sabtu, 26 November 2022 | 06:34 WIB
5 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Puskesmas Bungku, Diboyong Kembali ke Polda Jambi  (Klikanggaran/Annuza)
5 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Puskesmas Bungku, Diboyong Kembali ke Polda Jambi  (Klikanggaran/Annuza)

KLIKANGGARAN -- Setelah ditetapkannya lima orang tersangka dugaan korupsi pembangunan puskesmas Desa Bungku Kecamatan Bajubang Kabupaten Batang Hari, Jambi pada tahun 2020 yang lalu oleh Subdit III Reskrimsus Polda Jambi, Kamis ( 24/11/2022 ) kemaren, kembali hari ini Jumat ( 25/11/2022 ) penyidik langsung menyerahkan tahap II berupa barang bukti dan kelima orang tersangka pada jaksa penutut umum Kejaksaan Negeri Tinggi (Kejati) Jambi dan Kejaksaan Negeri Batang Hari. 

Penyerahan barang bukti dan kelima tersangka berlangsung di Kejaksaan Negeri Batang Hari didampingi sejumlah penyidik dari Subdit III Reskrimsus Polda Jambi, Jaksa penuntut dari Kejati Jambi yang langsung diterima Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari Sugih Carvallo, Kasi Pidsus serta sejumlah staf di Kejari Batang Hari. 

Pemeriksaan kelengkapan berkas perkara dari kelima orang tersangka tersebut berjalan alot, tampak puluhan wartawan dari berbagai media baik cetak, online dan elektronik berkumpul detik detik Press Rilease yang akan digelar.

Ditunggui awak media dari pagi hingga pukul 22.00 Wib, Jumat (25/11/2022), akhirnya lima tersangka kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Puskesmas Bungku, kembali ke Polda Jambi.

Pada keterangan persnya, Kepala Kejaksaan Negeri Batang Hari, Sugih Carvallo, SH,. MH menyatakan bahwa berkas kelima tersangka dinyatakan lengkap, dan pihaknya telah menerima para tersangka berikut berkas perkaranya dari Reskrimsus Polda Jambi

"Kegiatan dari siang tadi merupakan penyerahan tersangka dan barang bukti oleh penyidik Polda Jambi kepada Kejaksaan Negeri Batang Hari, terkait perkara pembangunan Puskesmas Bungku," ungkap Sugih yang saat itu didampingi para kasi-nya.

Saat tersangka dan barang bukti sampai di Kejaksaan, kata Sugih, pihaknya melakukan penelitian hingga selesai pada malam ini.

Selanjutnya kata Kajari, dengan berbagai pertimbangan dalam penyelesaian berkas kasus ini, maka pihaknya melakukan penahanan tambahan selama 20 hari kedepan.

Pernyataan Kajari ini tentu saja menutup harapan para pengacara tersangka, agar bisa dilakukan penangguhan penahanan.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X