• Sabtu, 10 Desember 2022

AS Harus Membayar Konpensasi kepada Prancis atas Kehilangan Gas Rusia, Kata Le Pen

- Minggu, 17 April 2022 | 06:13 WIB
Ilustrasi: dolar Amerika (Pixabay/PublicDOmainPictures)
Ilustrasi: dolar Amerika (Pixabay/PublicDOmainPictures)

KLIKANGGARAN -- AS harus memberikan kompensasi kepada Prancis atas kerugian yang dialami Prancis jika UE melarang operator energi Rusia, kata kandidat presiden Prancis Marine Le Pen dalam sebuah wawancara dengan BFM TV.

“Amerika, yang akan menjual gas cair kepada kami dan mendapatkan keuntungan besar darinya, dapat mentransfer uang ke Prancis sebagai kompensasi atas sanksi anti-Rusia,” kata Le Pen, dikutip RT.com, dan ia mencatat bahwa Washington menekan UE untuk memberikan sanksi kepada operator energi Rusia.

Blok tersebut menempatkan beberapa sanksi terhadap Rusia setelah Moskow melancarkan operasi militer di negara tetangga Ukraina. Operasi itu telah banyak dikritik oleh banyak negara Barat, tetapi mungkin tidak ada yang lebih blak-blakan daripada AS.

Baca Juga: Rusia Mengeklaim Menghancurkan Pabrik Tank di Kiev, Ukraina

Menurut Le Pen, jika Washington berhasil menghentikan impor gas Rusia ke UE, itu akan mengakibatkan tagihan bahan bakar yang sangat tinggi bagi Prancis.

Namun, dia percaya bahwa pengusaha bahan bakar Amerika tidak terlalu peduli dengan rakyat Prancis biasa dan keadaan buruk mereka, dan hanya tertarik pada bisnis, ingin mendapat untung dari peningkatan ekspor LNG ke blok tersebut.

Sementara Uni Eropa telah menempatkan banyak sanksi di Moskow selama beberapa minggu terakhir, negara-negara anggota sejauh ini tidak dapat mencapai kesepakatan untuk melarang impor energi Rusia.

Baca Juga: Rusia Menuduh Ukraina Menyembunyikan Kerugian Perang kepada Rakyatnya

Banyak negara Uni Eropa sangat bergantung pada energi Rusia, sementara beberapa tidak memiliki alternatif, terkurung daratan dan karena itu tidak dapat menerima gas cair dari AS, misalnya.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Twitter dan Para Aktivis di Timur Tengah

Sabtu, 19 November 2022 | 09:01 WIB

Elon Musk Curhat Twitter Ditinggal Pengiklan

Minggu, 6 November 2022 | 08:52 WIB
X