• Kamis, 9 Desember 2021

Sekitar 330.000 Anak-Anak Korban Pelecehan Seks di Gereja Katolik Prancis: Kata Laporan

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 18:28 WIB
Ilustrasi (Pixabay/PublicDomainPictures)
Ilustrasi (Pixabay/PublicDomainPictures)


Klikanggaran.com-- Laporan utama Prancis yang dirilis Selasa menemukan bahwa sekitar 330.000 anak-anak menjadi korban pelecehan seks di dalam Gereja Katolik Prancis selama 70 tahun terakhir, dalam perhitungan besar pertama Prancis dengan fenomena yang menghancurkan.

Melansir India Today, Ketua komisi yang mengeluarkan laporan itu, Jean-Marc Sauve, mengatakan perkiraan tersebut, berdasarkan penelitian ilmiah, termasuk pelanggaran yang dilakukan oleh para imam dan ulama lainnya serta oleh orang-orang non-agama yang terlibat di dalam gereja Katolik Prancis. Dia mengatakan sekitar 80 persen adalah korban laki-laki.

Dokumen setebal 2.500 halaman yang disiapkan oleh komisi independen itu muncul ketika Gereja Katolik di Prancis, seperti di negara-negara lain, berusaha menghadapi rahasia memalukan yang telah lama ditutup-tutupi.

Baca Juga: Polresta Banyumas Berikan Kejutan Nasi Tumpeng pada HUT ke 76 TNI

“Konsekuensinya sangat serius,” kata Sauve. "Sekitar 60 persen pria dan wanita yang mengalami pelecehan seksual menghadapi masalah besar dalam kehidupan sentimental atau seksual mereka."

Laporan itu mengatakan sekitar 3.000 pelaku kekerasan anak - dua pertiga dari mereka adalah pendeta - bekerja di gereja selama periode itu. Sauvé mengatakan jumlah korban secara keseluruhan mencakup sekitar 216.000 orang yang dianiaya oleh para imam dan ulama lainnya.

Olivier Savignac, kepala asosiasi korban “Parler et Revivre” (Bicaralah dan Hidupkan lagi), yang berkontribusi pada penyelidikan, mengatakan kepada The Associated Press bahwa tingginya rasio korban per pelaku sangat “mengerikan bagi masyarakat Prancis, bagi Gereja Katolik."

Baca Juga: Pencemaran Nama Baik: Orang Tua Pedangdut Ayu Ting Ting, Jumat Diperiksa Polisi

Komisi bekerja selama 2 1/2 tahun, mendengarkan para korban dan saksi dan mempelajari arsip gereja, pengadilan, polisi dan pers mulai dari tahun 1950-an. Sebuah hotline diluncurkan pada awal penyelidikan menerima 6.500 panggilan dari korban yang diduga atau orang-orang yang mengatakan mereka mengenal korban.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: India Today

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pecat 900 Karyawan via Zoom, Waduh!

Senin, 6 Desember 2021 | 21:57 WIB
X