• Sabtu, 1 Oktober 2022

Ukraina Mencari Bantuan Barat untuk Tutupi Perlakuan Buruk atas Pasukan Rusia yang Tertangkap

- Jumat, 1 April 2022 | 21:21 WIB
SBU dinas keamanan Ukraina dan petugas polisi selama latihan anti-teroris di Kyiv (Maxym Marusenko / NurPhoto via Getty Images)
SBU dinas keamanan Ukraina dan petugas polisi selama latihan anti-teroris di Kyiv (Maxym Marusenko / NurPhoto via Getty Images)

KLIKANGGARAN-- Ukraina telah meminta Inggris dan negara-negara Barat lainnya untuk membantu meringankan tekanan yang dialaminya atas perlakuan buruk terhadap tawanan perang Rusia, kata Badan Intelijen Asing (SVR) Rusia pada hari Jumat, lansir RT.com.

Moskow yakin Ukraina dalam mode pengendalian kerusakan setelah rekaman dugaan penyiksaan tentara Rusia di tahanan Ukraina dipublikasikan.

Pemerintah Ukraina telah memberi tahu Inggris bahwa “ia tidak memiliki niat untuk mematuhi konvensi Jenewa ketika memperlakukan tawanan perang Rusia,” klaim badan mata-mata Rusia.

Secara khusus, Kiev memberi tahu London bahwa mereka tidak akan "menawarkan cukup makanan dan bantuan medis" kepada tawanan Rusia pada saat "ketika banyak orang Ukraina kekurangan mereka," kata pernyataan itu.

Baca Juga: PM Hungaria: Mustahil Gantikan Gas Rusia yang Murah dengan Alternatif Gas AS yang Lebih Mahal

SVR mengklaim itu adalah bagian dari upaya Ukraina yang lebih besar untuk menangani publisitas negatif yang dihadapinya atas penganiayaan tahanan.

Kelompok hak asasi manusia seperti Amnesty International dan Human Rights Watch telah mengkritik Kiev atas kebijakannya yang membuat tentara Rusia 'keingintahuan publik', dalam beberapa kasus sambil dipermalukan.

Minggu ini, rekaman penyiksaan terhadap tawanan perang Rusia oleh pasukan Ukraina memicu kecaman di seluruh dunia. Video grafis itu awalnya dipublikasikan di media sosial Minggu lalu.

Seorang pembantu Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky berjanji untuk menyelidiki kejahatan yang nyata, menyatakan bahwa sebagai "tentara Eropa," militer Ukraina tidak melecehkan tahanan.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Iran: Tak Ada Perbedaan era Trump dan Biden

Minggu, 18 September 2022 | 10:36 WIB
X