• Minggu, 22 Mei 2022

Yuk, Kenali Bandara Stanvac, Satu Bukti Kejayaan Kota Pendopo, PALI Tempo Dulu, Serta Keinginan Bupati PALI

- Kamis, 27 Januari 2022 | 06:56 WIB
Potret bandara stanvac, Pendopo sekarang dan tahun 1947 (Instagram/@rajakelir)
Potret bandara stanvac, Pendopo sekarang dan tahun 1947 (Instagram/@rajakelir)

KLIKANGGARAN-- Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) merupakan salah satu kabupaten termuda di Sumatera Selatan. Daerah yang memiliki semboyan Bumi Serepat Serasan ini baru bronjol dari Kabupaten Muara Enim 2013 yang lalu.

Namun, taukah anda jika Kabupaten PALI memiliki historis yang bisa dibilang bisa membuat siapapun merasa decak kagum terhadap daerah yang warganya kental berbahasa menggunakan akhiran huruf E ini.

Salah satunya, yakni fakta sejarah, jika jauh sebelum Kabupaten PALI berdiri daerah ini dulunya ternyata sudah terkenal di seantero negeri. Hal ini tidak terlepas dari wilayah ini yang memiliki sumber daya alam yang berlimpah berupa minyak bumi.

Baca Juga: Edy Mulyadi Sebut Menhan Macan Mengeong, Bagaimana Sikap Prabowo?

Bahkan, di Kabupaten PALI terdapat salah satu rumah sakit tertua di Sumatera Selatan, yakni RSUD Talang Ubi. Tidaklah heran jika arsitektur bangunan RSUD PALI yang saat ini masih difungsikan tersebut kental bernuansa arsitektur pada zaman tempo doeloe.

Selain RSUD Talang Ubi, di Kota Pendopo, Talang Ubi juga terdapat Lapangan Golf, Komplek Pertamina, serta Eks Lapangan Terbang atau Bandara Stanvac yang semakin menambah bukti akan kejayaan Kota Pendopo, PALI di era pada zaman kemerdekaan.

Nama stanvac sendiri merujuk pada nama perusahaan minyak pada zaman kemerdekaan. Bahkan, konon lapangan golf Kenten Palembang dahulunya juga merupakan peninggalan dari perusahaan minyak tersebut, yakni stanvac.

Baca Juga: Mendung Tanpo Udan Trending di Internet, Siapakah Penyanyi Asli dan Penciptanya?

Sebelum resmi menjadi daerah otonom baru (DOB) pada 2013 yang lalu, daerah ini dahulunya adalah salah satu daerah yang tertinggal jika dilihat dari segi infrastruktur. Pasalnya, sejumlah ruas jalan seperti poros yang menghubungkan Kota Pendopo-Sekayu, Muba, Pendopo-Babat, Simpang Raja-Tanah Abang kondisi jalannya sangat sulit untuk dilalui oleh kendaraan roda empat lantaran kondisinya yang berlumpur pekat.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X