• Selasa, 24 Mei 2022

Inilah Sejumlah Langkah Pemerintah untuk Atasi Kebocoran Data Pasien COVID 19

- Jumat, 7 Januari 2022 | 05:26 WIB
Dedy Permadi, Juru Bicara Kominfo (InfoPublik.id)
Dedy Permadi, Juru Bicara Kominfo (InfoPublik.id)

KLIKANGGARAN – Pemerintah mengakui terjadi kebocoran data pasien COVID 19 yang dikelola server Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Data base yang bocor tersebut berukuran 720GB berisi catatan pasien medis asal Indonesia dijual di internet.

Untuk mengatasi kebocoroan itu, pemerintah melalui Kemenkes dan Kemenkominfo seperti diungkapkan Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi, telah melakukan sejumlah langkah yaitu:

Pertama, melakukan komunikasi intensif antara Kemenkominfo dan Kemenkes untuk mulai melakukan penelusuran lebih lanjut tentang kebocoran data tersebut.

“Menteri Kominfo telah memerintahkan jajaran terkait untuk berkomunikasi secara intensif dengan Kementerian Kesehatan dan memulai proses penelusuran lebih lanjut sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,”ujar Juru Bicara Kominfo, Dedy Permadi, di Jakarta Kamis (6/1/2022).

Baca Juga: Aktor Irwansyah Jumat 7 Januari 2022 Besok Pagi akan Diperiksa Polres Jakarrta Selatan, Apa Kasusnya?

Kedua, Kemenkes berkoordinasi dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam rangka melakukan langkah-langkah internal dalam merespon dugaan kebocoran yang terjadi.

Ketiga, meminta penyelenggara sistem elektronik (PSE) pengelola data pribadi memerhatikan kelayakan dan keandalan pemrosesan data pribadi untuk mencegah terjadinya kebocoran data penggunanya.

“Kementerian Kominfo meminta seluruh PSE baik publik maupun privat yang mengelola data pribadi untuk secara serius memerhatikan kelayakan dan keandalan pemrosesan data pribadi yang dilakukan oleh PSE terkait baik dari aspek teknologi, tata kelola, dan sumber daya manusia,” jelasnya.

Halaman:

Editor: Muslikhin

Sumber: InfoPublik.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X