• Minggu, 23 Januari 2022

Bisa Jadi, Varian Omicron Covid-19 Kurang Mematikan daripada Yang Ditakuti, Kepanikan Berlebihan

- Selasa, 30 November 2021 | 08:11 WIB
Virus corona (Pixabay/geralt )
Virus corona (Pixabay/geralt )

KLIKANGGARAN-- Varian baru Omicron dari Covid-19, yang ditemukan minggu lalu di Afrika Selatan, telah memicu kepanikan dan penutupan perbatasan di seluruh dunia.

Namun, suara berbeda datang dari salah satu ilmuwan top Rusia yang mengatakan kepanikan dan penutupan akan kekhawatiran omicron bisa menjadi reaksi yang berlebihan.

Mengutip RT dalam artikel "New Omicron Covid-19 variant could be less deadly than feared, top Russian scientist claims," Alexey Agranovsky, seorang profesor virologi di Moscow State University, berpendapat bahwa dunia harus waspada terhadap jenis baru, tetapi omicron tidak mungkin sama berbahayanya dengan versi Delta yang telah menyebabkan peningkatan tajam dalam kematian.

Menurutnya, Omicron memang tidak biasa, karena mengandung lebih banyak mutasi daripada jenis virus baru lainnya.

Baca Juga: Hari AIDS Sedunia: Jangan Anggap Enteng, Penyakit Infeksi Menular Seksual atau PIMS Cepat Tertular HIV

“Setidaknya secara teori, sejumlah mutasi seperti itu dapat memiliki semacam konsekuensi. Artinya, strain Omicron mungkin bisa lolos dari vaksin, dan lebih menular,” jelasnya.

Namun, ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa “sejauh ini tidak ada bukti bahwa ia mampu mengalahkan Delta, strain yang dominan saat ini. Atau lebih mematikan - tidak ada sama sekali. Dari lusinan kasus klinis yang sejauh ini dijelaskan, tidak ada satu pun kematian yang tercatat."

Delta pertama kali diidentifikasi di India pada Desember 2020. Ini telah menjadi jenis utama Covid-19, terhitung 99% kasus secara global, menurut WHO. Ini sebagian karena lebih menular daripada jenis lainnya.

Baca Juga: Ini, Lho, Gejala Terinfeksi Omicron Kata Dokter yang Pertama Menemukannya

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: rt.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ups, PM Selandia Batal Nikah karena Omicron

Minggu, 23 Januari 2022 | 14:18 WIB

Gelombang Tsunami dari Tonga Tiba di California

Minggu, 16 Januari 2022 | 06:52 WIB

Omicron: Belanda Lockdown Mulai Minggu Pagi Ini

Minggu, 19 Desember 2021 | 07:28 WIB
X