• Kamis, 27 Januari 2022

Mahfud MD: Seruan Lawan Densus 88 dan Bakar Polres Sudah di Luar Koridor Hukum

- Selasa, 23 November 2021 | 10:04 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD  (Dok. Kemenko Polhukam)
Menko Polhukam Mahfud MD (Dok. Kemenko Polhukam)

KLIKANGGARAN-- Sebagaimana diketahui bahwa akhir-akhir ini muncul seruan melawan Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri, bahkan mengajak untuk membakar polres-polres atas nama jihad.

Seruan atas nama jihad tersebut membuat Menko Politik, Hukum dan Keamanan (Polhukam) Mahfud MD meminta kepada kepolisian untuk menangkap pria yang menyebarkan seruan jihad terhadap Densus 88 serta membakar polres-polres, belakangan diketahui namanya berinisial AW.

Mahfud menuturkan dalam konferensi pers di Jakarta, Senin, 22 November 2021, bahwa sebagai negara demokrasi Indonesia memang tidak melarang siapapun memberikan kritik atau menyampaikan aspirasi, namun jika sudah mengajak berjihad untuk melawan Densus 88 dan membakar Polres itu sudah keterlaluan.

Tindakan untuk melawan Densus 88 dan membakar Polres yang dilakukan AW sudah di luar dari koridor hukum.

Baca Juga: Politikus Demokrat Sindir Luhut Binsar Pandjaitan : Kesalahan Kita? Gilaran salah ngajak kita, pas lagi cuan?

Oleh karena itu, Mahfud MD meminta agar pelaku segera ditangkap dan diproses hukum.

“Misalnya buat instruksi duduki kantor polisi dan bakar itu kan sudah ada yang begitu. Tangkap. Itu langgar hukum,” ujar Mahfud MD.
Mahfud MD juga menuturkan, terkait kritik pro-kontra soal penangkapan tiga terduga teroris memang tidak dilarang selama sesuai aturan hukum.

“Kalau cuma menyatakan MUI saran, pemerintah menyerang ini dan macam-macam silahkan, itu pendapat karena masyarakat sendiri bantahannya juga di lingkungan masyarakat,” ungkap Mahfud.

Diketahui sebelumnya bahwa dalam sebuah postingannya pria berinisial AW menuliskan ajakan untuk melakukan jihad kepada seluruh umat muslim terhadap Densus 88.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X