• Rabu, 19 Januari 2022

Di Manado, Satpol PP Diduga Menendang dan Memukul Wartawati yang Sedang Liputan

- Kamis, 18 November 2021 | 16:12 WIB
ilustrasi Satpol PP (dok. beritamanado)
ilustrasi Satpol PP (dok. beritamanado)

KLIKANGGARAN--Seorang wartawati bernama Trecia Renny Lumahiwa (34) diduga mendapat kekerasan Satpol PP ketika meliput sengketa lahan proyek jalan di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut).

Menurut keterangan wartawati tersebut ditendang dan dipukul oleh oknum Satpol PP yang mengamankan lokasi.

Diketahui, wartawati itu mendapatkan kekerasan ketika meliput sengketa lahan proyek Jalan Boulevard II, di Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken, Kota Manado pada Rabu (18/11/2021) lalu.

Pada saat itu, terjadi kericuhan antara warga yang mengaku ahli waris lahan yang dijadikan jalanan dan para pekerja proyek dan wartawati tersebut berada di lokasi terjadinya kericuhan.

Baca Juga: Tagar DukungMUI Trending di Twitter: Dukungan, Sindiran, hingga Berjualan Pun Ada

"Karena saya melihat Satpol PP (saat kericuhan terjadi) saya menengarai. Pas saya balik badan, saya ditendang dan dipukuli, (sambil ditantang) ngana (kamu) mau mari sini," kata Renny dalam keterangannya, pada Kamis 18 Nopember 2021.

Wartawati itu mengungkapkan bahwa sebelum kericuhan itu terjadi, dia bersama rekannya berteduh di sebuah rumah dekat lokasi proyek.

"Jadi torang (kami) awak media berteduh karena hujan. Pada saat itu kami disuguhkan kopi oleh tuan rumah, saya dan rekan-rekan wartawan lihat ada yang merusak baliho, di sana sudah ricuh antara seorang ibu dan anak pemilik lahan," ujarnya.

"Pas di situ ambil handphone sambil mengambil gambar. Terus di situ didorong oleh Satpol PP," tambahnya.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gempa Bumi Banten Kembali Mengguncang Pagi Ini

Senin, 17 Januari 2022 | 08:13 WIB
X