• Minggu, 5 Desember 2021

Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Wilayah Konsesi PT AAS Satu Orang Oknum Polri Diamankan

- Senin, 20 September 2021 | 17:15 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, Senin (20-09-2021) menggelar jumpa pers terkait kebakaran sumur minyak ilegal  (Klikanggaran/anuza)
Kepolisian Daerah (Polda) Jambi, Senin (20-09-2021) menggelar jumpa pers terkait kebakaran sumur minyak ilegal (Klikanggaran/anuza)

Baca Juga: Tempat Wisata di Purbalingga Jawa Tengah Siap Dibuka. Bupati Kunjungi Tiga Destinasi Wisata

Untuk memadamkan api tesebut, saat ini Polda Jambi telah berkoordinasi dengan Dirjen Migas Kementerian ESDM dalam mitigasi bencana karhutla. Selanjutnya operasi pemadaman juga akan melibatkan dukungan PT Pertamina yang memiliki kompetensi dalam mitigasi kebakaran pada sumur minyak.

Direskrimsus mengatakan, Polda Jambi telah berhasil mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab dalam insiden kebakaran ini yaitu UJ, warga Desa Bungku RT 29 yang saat ini menghilang sejak kejadian dan DR seorang oknum anggota Polres Batang Hari. 

"Satu oknum Polri berinisial DR sudah diamankan dan akan dilakukan proses hukum selanjutnya," jelasnya.

Selain itu, pada kejadian tersebut berhasil diselamatkan seorang korban HS dari lokasi dengan luka bakar 80 persen yang saat ini sedang menjalani perawatan di RS Bhayangkara Jambi dengan pengawasan dari Polda Jambi.

Baca Juga: NOC Pemkab Batang Hari Belum Berfungsi Optimal, Kalau Data Hilang Gimana?

"Ada juga satu korban yang diduga juga ikut melakukan kegiatan ilegal drilling, sebagai korban kebakaran dengan luka bakar sekitar 80 persen," katanya.

Seiring proses pemadaman yang terus diupyakan oleh semua pihak secara bersinergi untuk dapat memadamkan api, Polda Jambi terus berupya mengungkap jaringan illegal drilling dan akan terus memberantas praktik illegal drilling yang terjadi di Provinsi Jambi dari hulu sampai hilir. 

"Ini menjadi pembelajaran yang berharga bagi warga Jambi, agar masyarakat khususnya dilokasi ilegal drilling memahami betapa besar dampak dan resiko akibat kegiatan ilegal drilling tersebut," pungkasnya.*

Apabila artikel ini menarik, mohon bantuannya untuk menshare kepada teman-teman Anda, terima kasih.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Erupsi, Ini Sejarah Panjang Letusannya

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:46 WIB

Status Gunung Semeru Level II, Ini Rekomendasi BPNB

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:13 WIB

Ganjar: Stop Berhenti di Situ, Jangan Diteruskan!

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:02 WIB
X