• Minggu, 5 Desember 2021

Mendagri Berikan Arahan Secara Virtual; Wabup Batanghari, Bakhtiar, Serius Menyimak

- Jumat, 3 September 2021 | 18:33 WIB
Wabup Batanghari mengikuti arahan viartual Mendagri (Klikanggaran/Anuza)
Wabup Batanghari mengikuti arahan viartual Mendagri (Klikanggaran/Anuza)

Batanghari, Klikanggaran.com - Mendagri Tito Karnavian memberikan arahan secara virtual terkait covid-19 dan vaksinasi covid-19. 

Betempat di ruangan kaca rumah Dinas Bupati Batanghari, Jum'at (03-08-2021) Wakil Bupati Batanghari H. Bakhtiar mengikuti pengarahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang dilaksanakan secara virtual. Turut hadir dalam acara ini, Kapolres Kabupaten Batanghari, Perwakilan TNi, Kepala Pelaksanaan BPBD Kabupaten Batanghari, Direktur RS Hamba Muara Bulian, Kejaksaan Negeri Batanghari dan OPD yang terkait.

Mendagri Tito Karnavian memberikan pengarahan kepada kepala daerah se-provinsi Jambi terkait Covid-19 dan vaksinasi Covid-19 di Provinsi Jambi yang bertempat di rumah dinas gubernur Jambi.

Mendagri Tito mengatakan untuk Jambi dalam kacamata kita, pada waktu Juli kasus positif dan kasus kematian meningkat di Jambi, dan ini analisis kami yang utama adalah varian delta yang menjadi perhatian di dunia dan tentu juga akan berdampak pada Jambi.

Baca Juga: Warga di Tegal Bisa Vaksinasi Sambil Berwisata. Bagaimana Cara Melakukannya?

"Namun melalui langkah-langkah kita semua dengan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) baik yang darurat maupun level-level, Alhamdulillah semua indikator sudah mulai menurun," kata Mendagri Tito didampingi Gubernur Jambi Al Haris dan Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani saat memberikan pengarahan.

Mendagri Tito juga menyampaikan, meski demikian kita semua harus tetap waspada, dan tetap mengawasi kerumunan masyarakat, inflasi masayarakat, mobilisasi masyrakat dan sebagainya.

"Kita jangan sampai lengah dan tetap waspada. Dengan adanya perbaikan indikator, kita saat ini sudah mulai pelanggaran bertahap. Artinya ada sektor-sektor yang sudah bisa kita longgarkan, dengan protkol yang ketat," jelasnya.

Dirinya juga meminta dengan adanya pelanggaran ini, masyarakat jangan bereforia, jangan sampai karena ada kelonggaran dianggap longgar semua yang mengakibatkan terjadi lagu kenaikan.

Halaman:

Editor: Insan Purnama

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Gunung Semeru Erupsi, Ini Sejarah Panjang Letusannya

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:46 WIB

Status Gunung Semeru Level II, Ini Rekomendasi BPNB

Sabtu, 4 Desember 2021 | 21:13 WIB

Ganjar: Stop Berhenti di Situ, Jangan Diteruskan!

Kamis, 2 Desember 2021 | 14:02 WIB
X