• Kamis, 30 Juni 2022

Anggaran Darurat Bencana Sorotan Para Koruptor

- Sabtu, 12 Desember 2020 | 14:59 WIB
4601-BANSOS
4601-BANSOS


Jakarta,Klikanggaran.com - Pada tahun angaran 2020, total anggaran Bansos sembako untuk penanganan dampak pandemi mencapai Rp6 triliun, yang dibagi dalam dua termin yaitu tahap 1, Rp3 triliun, dan termin 2 (Juni - Desember), Rp3 triliuan.


Pada periode awal pandemi Covid-19, kami sampaikan saat anggaran dikeluarkan maka terjadi masalah baru, pengelolaan anggaran tanggap darurat bencana rawan terjadi tindak pidana korupsi.


Korupsi anggaran kebencanaan juga tidak pertama kali. Kita bisa lihat korupsi anggaran bencana di Palu, dan korupsi pengadaan alkes untuk flu burung, dimana saat itu juga ditetapkan sebagai KLB (2005).


Korupsi bansos juga pernah terjadi di jaman Mensos Bahtiar Chamzah. Korupsi dana bansos juga marak di daerah-daerah. Ini perlu keterlibatan kita sebagai masyarakat untuk mengawasi.


Teranyar, kasus korupsi bansos di Kementerian Sosial yang menjerat Mensos, Juliari Batabura, diduga menerima fee mencapai Rp17 miliar. Jika ditelisik lebih dalam, diduga menerima fee Rp10.000 per paket. sementara itu total paket sembako yang di distribusikan dalam dua tahap mencapai 22,8 juta paket sembako. Jika merujuk jumlah ini maka taksiran kerugian negara mencapai Rp228 miliar.


Pembelajaran bangsa ini, kondisi extraordinary - kedaruratan biasanya akan disertai kebijakan dan pelonggaran, termasuk pelonggaran penggunaan anggaran. Jika tidak serius dalam pengawasan, maka korupsi akan terjadi, mari bersama kita kawal dan awasi!.



Penulis: Manager Riset FITRA, Badiul Hadi.


Editor: M.J. Putra

Tags

Terkini

23 Juni 2022, UTBK dan Masa Depan NU

Kamis, 23 Juni 2022 | 08:22 WIB

Dilema Puan Menjadi Presiden

Kamis, 21 April 2022 | 04:39 WIB

Kios SIAPkerja (Kasus BPVP Kabupaten Sidoarjo)

Rabu, 13 April 2022 | 13:33 WIB

Konsep Frasa Crazy Rich dan Orang Kaya

Selasa, 29 Maret 2022 | 16:48 WIB

Mandalika dan Penciptaan Lapangan Kerja

Selasa, 29 Maret 2022 | 13:06 WIB
X